Opini
Komunisme Bangkit?
Alih-alih mengembalikan manusia pada fitrahnya setelah teralienasi oleh kapitalisme, komunisme runtuh bukan karena invasi ideologis
Hemat saya, masalah utama dan mendasar bangsa kita di era Orde Baru adalah hilangnya 'panji-panji kerakyatan', karena setiap idiom-idiom kerakyatan selalu dilabeling sebagai 'kiri', sesuatu yang tabu dan haram dalam psikologi perpolitikan kita saat itu. Akibatnya rakyat menjadi terpinggirkan dalam proses pembangunan bangsa. Alih-alih mewujudkan keadilan sosial yang menjadi tujuan berbangsa bernegara seperti tercantum dalam sila kelima Pancasila, yang tercipta adalah jurang kesenjangan sosial yang semakin melebar seiring derap pembangunan bangsa.
Bayangkan, Indonesia dengan income perkapita saat ini berkisar 3500 dolar AS, atau hanya lebih kurang 10 % dibanding Korea Selatan misalnya, tapi mampu menempatkan sebagian orang Indonesia dalam jajaran orang terkaya di dunia. Sementara itu, meski dalam empat tahun terakhir, indeks rasio gini kita telah menurun dari 0,41 menjadi 0,38, angka penurunan yang cukup signifikan sepanjang sejarah bangsa ini, namun masih sangat jauh dari ideal yang diidamkan.
Saya kuatir jika isu PKI ini terus digelindingkan, kita akan mengulang sejarah kelam bangsa ini, yakni hilangnya panji-panji kerakyatan yang menyebabkan rakyat yang nota bene mayoritasnya adalah umat, terabaikan dan terpinggirkan dalam pembangunan bangsa ini. Saya kira begitu!
*penulis adalah mantan Ketua Umum HMI Cabang Ujung Pandang.