Gempa dan Tsunami di Palu Donggala

Ekspedisi Kemanusiaan Gempa Sulteng, Iskindo Salurkan Bantuan Gunakan Kapal Pinisi

Aksi ini merupakan rangkaian rencana ekspedisi Bakti Nusa yang akan berlayar mengelilingi Indonsesia dalam satu tahun.

Ekspedisi Kemanusiaan Gempa Sulteng, Iskindo Salurkan Bantuan Gunakan Kapal Pinisi
handover
Iskindo dan Yayasan Makassar Skalia menggelar pelayaran ekpedisi pinisi untuk misi kemanusiaan korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu-Donggala. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) dan Yayasan Makassar Skalia menggelar pelayaran ekpedisi pinisi untuk misi kemanusiaan korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu-Donggala.

Ketua Umum Iskindo, Muh Zulficar Mochtar mengatakan bahwa misi ini bertujuan untuk membawa bantuan bahan makanan, obat-obatan dan pakaian untuk membantu korban bencana.

"Misi pelayaran ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan ISKINDO bagi korban bencana Palu-Donggala" kata Zulficar.

Pendistribusian bantuan ini mennggunakan kapal pinisi karena mobilitas dan daya jangkaunya yang luas ke wilayah pesisir yang terpapar gempa dan tsunami.

"Bangsa ini pusat aset maritim yaitu pinisi yang bisa digerakan untuk tanggap darurat bencana seperti saat ini," lanjut Zulficar.

Sementara itu, koordinator program Pinisi Bakti Peduli Palu-Donggala, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa misi peduli Palu dan Donggala akan memakan waktu 10 hari.

"Misi ini membawa 70 ton bahan bantuan dan 37 orang relawan dengan 10 hari waktu operasi bakti," terangnya

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam misi ini adalah dapur umum, bantuan korban oleh relawan, pengambilan data drone serta pemeriksaan kesehatan dan konseling bagi korban.

"Selain pemberian bantuan, kami akan mencoba membantu pemerintah melakukan pendataan kerusakaan ekosistim pesisir," papar Abdi

Sementara itu, direktur Makassar Skalia Sapril Ahmad mengatakan bahwa aksi ini merupakan rangkaian rencana ekspedisi Bakti Nusa yang akan berlayar mengelilingi Indonsesia dalam satu tahun.

"Aksi ini merupakab test event bakti pinisi untuk korban gempa," kata Sapril.

Pelepasan tim relawan pinisi Bakti dilakukan di dermaga Lantamal IV Makasasar pada, Jumat kemarin (5/10/2018).

Selanjutnya kapal berangkat dari pelabuhan Paotere Makassar pada Sabtu (6/9/2018) dan Kapal pinisi dijadwalkan tiba di Donggala, Senin (8/10/2018) dan tiba Palu, Selasa (9/10/2018).

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved