Malino Segera Luncurkan ProgramBank Sampah T'Manta'
Ketua PKK Sulaeha Andry menjelaskan program ini dipersiapkan untuk menyambut Malino menjadi destinasi wisata nasional.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan Tribun Timur, Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan makin gencar mempromosikan kota wisata Malino sebagai cikal bakal destinasi wisata nasional.
Salah satu upaya untuk mendukung harapan besar tersebut yakni rencana meluncurkan program pengelolaan sampah yang dikemas dalam Bank Sampah bertagline T'Manta' (Tangkasi Malino Ta') atau Temanta.
Program yang digagas Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz ini bergandengan dengan PKK Tinggimoncong yang merupakan mitra kerja pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.
Untuk melaksanakan kesinambungan, maka program ini pun disosialisasikan dan dihadiri seluruh pemangku-pemangku kebijakan dan stakeholder di Tinggimoncong, Kamis (4/10/2018).
Baca: Sampah Numpuk di Pasar Lakessi, Warga Sarankan Hadirnya Bank Sampah
Baca: Bupati Gowa Perkenalkan Beautiful Malino di Solo
Baca: Dukung Revitalisasi Malino Gowa, PKL di Tinggimoncong Siap Dipindahkan
Andry Mauritz didampingi Ketua PKK Sulaeha Andry menjelaskan program ini dipersiapkan untuk menyambut Malino menjadi destinasi wisata nasional.
"Jadi program ini merupakan binaan Pemerintah Kecamatan bersama PKK Tinggimoncong," katanya. Bank Sampah ini akan dikelola oleh putra-putri Tinggimoncong sendiri.
"Dengan adanya bank sampah ini, tentunya ini bisa mengurai volume sampah di Malino yang diprediksi makin hari makin meningkat terutama di hari weekend," tuturnya.
Tahap awal dari program ini, pemuda Malino akan fokus ke sampah kering. Setelah itu masuk ke tahap mengurai sampah basah.
"Kelurahan Malino ini kita jadikan sebagai pilot projectnya dulu setelah itu barulah kita kembangkan ke seluruh kelurahan serta desa-desa di Tinggimoncong," tambahnya.
Dipilihnya kata T'Manta' atau Temanta ini, menurut Camat Andry bukan tanpa alasan. Menurutnya tagline tersebut memiliki filosofi bahwa sampah bukan musuh, tapi sampah punya manfaat ekonomis dan justru bisa mendatangkan hasil.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pemerintah-kecamatan-tinggomoncong-meluncurkan-program-tmanta_20181004_110728.jpg)