Dukung Revitalisasi Malino Gowa, PKL di Tinggimoncong Siap Dipindahkan

Pemerintah setempat mulai menata area pemukiman, khususnya rumah-rumah yang dipersewakan

Dukung Revitalisasi Malino Gowa, PKL di Tinggimoncong Siap Dipindahkan
HANDOVER
PKL di Malino menyatakan siap dipindahkan ke lokasi wisata kuliner yang disediakan Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA - Persiapan Pemerintah Kabupaten Gowa menuju perhelatan Beautiful Malino tahun depan ditindaklanjuti Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong.

Dalam rilis kepada Tribungowa.com, pemerintah setempat mulai menata area pemukiman, khususnya rumah-rumah yang dipersewakan atau penginapan yang selama ini dijadikan masyarakat Malino sebagai pundi-pundi ekonomi mereka.

Juga warga yang memilih menjadi pedagang kaki lima di kota sejuk ini.

Bentuk dukungan mereka terhadap persiapan menuju Beautiful Malino tahun depan adalah bersedianya mereka ditata dan dikumpulkan disatu tempat yang dijadikan kawasan pusat kuliner Malino.

Baca: Bupati Gowa Boyong Pejabat Tinjau Pembangunan Kota Malino

Kurang lebih 50 pedagang kakilima setuju direlokasi ke kawasan pusat jajanan kuliner yang akan dipatenkan di Jl Bawakaraeng, Kota Malino.

Terkait itu, Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz mengatakan pihaknya kini mulai fokus persiapan relokasi PKL serta menata kebersihan di kawasan kota Malino.

"Seluruh pedagang kaki lima mulai yang beraktivitas di sekitaran pintu gerbang Malino ini akan kita relokasi ke tempat yang lebih strategis tentunya," katanya, Selasa (11/9/2018).

Lokasi itu sudah dipatenkan akan menjadi pusat kuliner Malino yakni di Jl Bawakaraeng (poros jalan samping kantor camat tembus ke Jl Endang).

Baca: Komunitas Peduli Gowa Bakal Gelar Bersih-bersih di Malino

"Jadi semua jenis jajanan kuliner Malino termasuk khas ole-ole Malino semuanya dijajakan disitu," jelas Andry.

Selain menata kebersihan kota, giat yang ditumbuhkan pemerintah kecamatan adalah kesadaran warga kota memperindah pekarangan dan depan rumah mereka.

Dengan menanam tanaman bunga sebagaimana citra Malino sebagai kota bunga.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help