Gempa di Donggala

Pemkab Bantaeng Kumpul Bantuan Empat Truk Untuk Korban Gempa Palu-Donggala

Selanjutnya bantuan pakaian disortir oleh relawan untuk dipisahkan antara pakaian dewasa maupun anak-anak.

Pemkab Bantaeng Kumpul Bantuan Empat Truk Untuk Korban Gempa Palu-Donggala
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Suasana posko pengumpulan bantuan yang bakal dikirimkan ke korban bencana di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Jl Andi Mannappiang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pemkab Bantaeng kini menggalang bantuan untuk korban bencana di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Posko pengumpulan bantuan yang bakal dikirimkan tersebut di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Jl Andi Mannappiang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Kadis Sosial Bantaeng, Andi Irvandi Langgara menjelaskan bahwa penggalangan bantuan itu atas instruksi langsung dari Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin.

Perintah tersebut menurutnya disampaikan saat cofee morning dan saat ini jumlah bantuan sudah mencapai sekitar empat mobil truk.

Baca: Peralatan Seadanya, Operasi Fraktur Pertama Pasca Gempa di RS Palu Dipimpin Prof Idrus Paturusi

Baca: Kemendikbud Temukan 2.731 Sekolah Terdampak Gempa Sulteng

"Penggalangan bantuan ini atas instruksi langsung pak Bupati yang disambut antusias oleh para warga lewat bantuan yang terus berdatangan," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Rabu (3/10/2018).

Dia menjelaskan bahwa bantuan itu berasal dari semua OPD lingkup Pemkab Bantaeng, maupun bantuan dari masyarakat Bantaeng.

Bantuan terdiri dari pakaian bekas, beras, mie instan, perlengkapan mandi, air mineral, susu untuk bayi, selimut maupun obat-obatan.

Selanjutnya bantuan pakaian disortir oleh relawan untuk dipisahkan antara pakaian dewasa maupun anak-anak.

"Khusus untuk pakaian, itu disortir terlebih dulu untuk memastikan hanya yang layak pakai yang dikirim. Juga dipisahkan antara pakaian perempuan dan laki-laki," tambahnya.

Sedangkan untuk beras menurutnya juga bakal disortir. Dalam tiap kantong berisi lima kilogram, agar bantuan saat penyaluran bisa merata kepada para korban.

Penyaluran bantuan untuk gelombang pertama ini bakal dilepas pada hari Jumat (5/10/2018) usai salah ghaib di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng.

"Untuk gelombang pertama bakal dilepas hari Jumat nanti oleh pak Bupati setelah salat ghaib. Tetapi kami tidak menutup penerimaan bantuan, masyarakat bisa terus memasukkan bantuannya," tuturnya.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved