Gempa di Sulteng
Serahkan Bantuan, Begini Cerita Bikers Bulukumba Tentang Kondisi di Palu
Di Palu, Juandy mengaku bakal fokus memberikan bantuan sembako, sekaligus membantu melakukan evakuasi.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Bikers Bulukumba telah sampai di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) setelah menempuh perjalanan sekitar 48 jam, Selasa (2/10/2018).
Puluhan bikers yang dipimpin oleh Juandy Tandean tersebut membangun posko bersama di Warkop Dg Ancha, Jl Sisinngamangaraja, depan Rumah Sakit (RS) Wirabuana.
Juandy mencerikan, dirinya dan kawan-kawannya tidak mudah menembus kota Palu. "Untuk masuk menembus Kota Palu, sangat susah karena warga turun ke jalan menahan kendaraan logistik," kata kader Partai Golkar Bulukumba ini.
Baca: Pemerintah Desa Parak Selayar Buka Posko Penggalangan Bantuan Korban Gempa
Baca: Musisi Pinrang Bersatu Kembali Galang Dana Untuk Palu-Donggala
Di Palu, Juandy mengaku bakal fokus memberikan bantuan sembako, sekaligus membantu melakukan evakuasi.
Ia menceritakan, kondisi Palu masih diguncang gempa, warga masih panik dan kerap berlarian menuju pegunungan, dan kondisi saat ini lumpuh total.
Selain itu, masih banyak titik-titik korban yang terjebak dalam reruntuhan bangunan yang belum dapat dievakuasi karena keterbatasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Ini untuk misi kemanusiaan, meski kita harus mendobrak untuk awal masuk Palu membawa bantuan logistik. Sebelumnya Basarnas sudah berada dilokasi namun fokus ke korban," tuturnya.(*)