Warga Mattirobulue Soppeng Masih Andalkan PLTA
Dusun Mattirobulue berjarak sekitar 58 Km dari kota Soppeng. Mata pencarian warga kebanyakan petani cengkeh.
Penulis: Sudirman | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Warga Dusun Mattirobulue, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Di Dusun Mattirobulue, belum ada Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang masuk.
Dusun Mattirobulue berjarak sekitar 58 Km dari kota Soppeng. Mata pencarian warga kebanyakan petani cengkeh.
Warga Mattirobulue Sartono mengatakan, ada sekitar 10 lebih PLTA berada diwilayahnya.
PLTA yang berada di Mattirobulue dirakit langsung oleh masyarakat, bekerjasama dengan Babinsa.
"Warga lebih pilih gunakan PLTA karena gratis," tambah Sartono.
Bahkan sebagian masyarakat diwilayahnya sudah menggunakan TV, kulkas dan peralatan electronik lainnya.
PLTA yang berada di Mattirobulue ada berkapasitas 3.000 sampai 5.000 watt.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/plta-pt-vale_20180704_194929.jpg)