Wakil Ketua KNPI Bulukumba Siap Kembangkan Kelompok Usaha Masyarakat

Diharap dapat menjadi wadah untuk mengembangkan para tenaga kerja muda yang memiliki potensi berwirausaha.

Wakil Ketua KNPI Bulukumba Siap Kembangkan Kelompok Usaha Masyarakat
handover
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) melalui Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja, menggelar pembekalan bagi tenaga kerja sukarela (TKS) sebagai pendamping wirausaha tahun 2018 batch II di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) melalui Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja, menggelar pembekalan bagi tenaga kerja sukarela (TKS) sebagai pendamping wirausaha tahun 2018 batch II di hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (14/8/2018).

Pembekalan tersebut bakal berlangsung mulai 13-16 Agustus dan dihadiri ratusan sukarelawan. Termasuk 50 di antaranya dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salah satu perwakilan dari Sulsel yang berasal dari Kabupaten Bulukumba, Ferdi Ansar menuturkan, kegiatan ini diharap dapat menjadi wadah untuk mengembangkan para tenaga kerja muda yang memiliki potensi berwirausaha.

Baca: Kesulitan Rerut Tenaga Kerja Lokal Jadi Alasan PT IMIP Pekerjakan Ribuan TKA

Baca: Kelola Kawasan Industri Nikel Terbesar di Indonesia, PT IMIP Pekerjakan 82 Ribu Tenaga Kerja

"Semoga ini dapat memberikan sumbangsi dalam rangka membangun perekonomian di bidang masing-masing sesuai dengan potensi yang ada hari ini," katanya.

Wakil ketua KNPI Bulukumba ini menjelaskan, sesuai dengan arahan dari Direktur Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Rahmawati Yaunidar, pembekalan kepada para TKS ini diharap dapat memberikan manfaat secara langsung.

Seperti di antaranya dapat bekerja secara optimal dan memiliki integritas untuk mendampingi para kelompok usaha masyarakat.

"Menurut informasi yang dipaparkan ibu Rahmawati. Peserta yang ikut seleksi TKS sebanyak 7000 orang namun yang lolos hanya sekitar 700, yang lolos ini diharap dapat mendapatkan pengetahuan serta pemahaman terkait dengan program pendampingan wirausaha," tuturnya.(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved