Chiang Mai Thailand
Ternyata, di Maesa Elephant Camp Chiang Mai, Ada Gajah yang Pandai Melukis, Lihat Caranya?
Selain wisata alamnya, jika Anda berkesempatan ke Chiang Mai, ada wisata atraksi hewan dan pemandangan bunga sakura
Penulis: Arif Fuddin Usman | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM - Selain wisata budaya, Kota Chiang Mai di Thailand juga memiliki keelokan alam dan daya tarik wisata binatang yang luar biasa.
Untuk keelokan alamnya, tribun-timur.com sempat melihat dari dekat keindahan Taman Nasional Doi Inthanon.
Baca: Dua Mantan Striker Barito Putra Ini Trial di PSM. Apakah Ganti Tibo dan Ferdinand?
Baca: Tak Lengkap ke Chiang Mai Jika Tak ke Dhoi Sutep, Ada Mirip Film La La Land. Lihat Fotonya
Lokasi taman nasional itu berada di daerah pegunungan Thanon Thong Chai Range, Mae Chaem, Provinsi Chiangmai, Thailand 25 Januari 2018 lalu.
Doi Inthanon berada di sebelah utara dari Thailand.
Tempat ini merupakan sebuah taman national yang juga mencakup gunung Doi Inthanon dengan ketinggian 2565 mdpl.
Doi Inthanon merupakah gunung tertinggi di negara Thailand.
Posisi berada di Distrik Chom Thong, Provinsi Chiang Mai.
• Tak Lengkap ke Chiang Mai Jika Tak ke Dhoi Sutep, Ada Mirip Film La La Land. Lihat Fotonya
• Berpelesir ke Chiang Mai, Thailand, Ini Lokasi Rumah Makan Halal yang Bisa Anda Kunjungi
Gunung ini adalah puncak yang sangat menonjol, yang dikenal di masa lalu sebagai Doi Luang atau Doi Ang Ga.
Artinya sebagai 'puncak kolam gagak'. Di dekat pangkalan gunung ada sebuah kolam tempat berkumpul banyak burung gagak.
Di taman nasional tersebut, juga terdapat hamparan pohon sakura.

Selain wisata alamnya, jika Anda berkesempatan ke Chiang Mai, ada wisata hewan.
Salah satu daya tarik wisata yang layak dinikmati dari wisata hewan adalah berkunjung ke Maesa Elephant Camp.
Sesuai namanya, kamp ini merupakan lokasi pendidikan gajah Maesa.
Baca: Mantan Striker PSM Asal Brasil Ini Resmi Pensiun. Komentar Rahmat dan Klok Mengejutkan
Baca: Berpelesir ke Chiang Mai, Thailand, Ini Lokasi Rumah Makan Halal yang Bisa Dikunjungi
Lokasi kamp gajah di perbukitan bisa dicapai dengan bus sekitar 40 menit dari pusat kota Chiang Mai.
Untuk masuk ke kamp gajah, setiap orang harus membeli tiket 200 baht.
Di Maesa Elephant Camp ini, gajah-gajah yang awalnya masih liar dilatih dan dididik menjadi hewan jinak serta bersahabat dengan manusia.

Lokasi kamp gajah ini cukup rimbun dan sejuk karena banyaknya pohon besar.
Saat masuk dari gerbang, Anda juga akan melewati sungai dengan air yang mengalir jernih.
Sungai tersebut dimanfaatkan untuk memandikan gajah.
Pada kesempatan Tribun berkunjung di Maesa Camp, Jumat (26/1/2018) lalu, cukup banyak pengunjung yang hadir.
Baca: Berpelesir ke Chiang Mai, Thailand, Ini Lokasi Rumah Makan Halal yang Bisa Dikunjungi
Baca: Skuat PSM Makassar Jalani TC Kedua Selama 2 Pekan di Bali, Ini Target Pelatih Robert!
Ada tiga kali waktu pertunjukan di Maesa Elephant Camp.
Tribun bersama tiga jurnalis lain mendapat kesempatan di kesempatan pertama pada pukul 08.00 Wita.
Tribun-timur.com bersama tiga jurnalis lain hadir di Chiang Mai atas undangan Tourism Authority of Thailand (TAT) Jakarta.
Melukis di Kanvas
Aksi berlanjut dan yang paling menarik adalah menyaksikan gajah melukis.
Pada atraksi ini, terdapat enam ekor gajah yang mengambil tempat berkeliling di arena dengan kanvas dan peralatan lukisan di depannya.
Baca: Tak Lengkap ke Chiang Mai Jika Tak ke Dhoi Sutep, Ada Mirip Film La La Land. Lihat Fotonya
Dengan penuh meyakinkan, gajah-gajah Maesa Camp tersebut membuat sapuan kuas di kanvas.
Pelan tapi pasti, gajah yang sudah dilatih selama 6 bulan hingga setahun itu menghasilkan lukisan maestro pelukis dunia.
Kun Chaipong, salah satu pawang mengatakan, gajah-gajahyang diajar melukis rata-rata adalah yang masih berusia muda.

Dan sejak kecil sudah tinggal dan dilatih di Maesa Camp.
Setelah menghabiskan waktu sekitar 20, satu per satu gajah menyelesaikan lukisannya.
Luar biasa, ada lukisan bunga, pohon, hingga pemandangan dengan latar pegunungan.
Baca: Manajemen dan Pelatih PSM Tolak Ikut Turnamen Kaltim Cup. Bagaimana Komentar Suporter?
Lukisan karya gajah di Maesa Camp sungguh luar biasa.
Lukisan tersebut dijual dengan harga berkisar 1.000-6.000 baht.
Jika dirupiahkan berkisar Rp 400 ribuan-Rp 2,4 jutaan, tergantung kesulitannya.
Laporan Wartawan Tribun Timur, Arif Fuddin Usman