Teror Bom di Polsek Bontoala

Polisi Sebut Peneror di Polsek Bontoala Amatiran

Tapi tim penyidik Polda Sulsel akan terus dalami apakah pelaku ini adalah simpatisan, suruhan atau jaringan dari terorisme.

Polisi Sebut Peneror di Polsek Bontoala Amatiran
HANDOVER
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel menyebutkan, pelempar bom rakitan di Polsek Bontoala, adalah pelaku yang diduga peneror amatiran.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombea Pol Dicky Sondani menyebutkan, setelah pihak kepolisian lakukan penyelidikan, penyidik menemukam ciri-ciri pelaku.

"Ini kriminal murni, sangat beda dengan pelaku teror di daerah lain, jadi pelaku ini adalah amatiran," kata Dicky saat ditemui di Mapolda Sulsel, Selasa (2/1/2018).

Walau diduga baru amatiran, tapi tim penyidik Polda Sulsel akan terus dalami apakah pelaku ini adalah simpatisan, suruhan atau jaringan dari terorisme.

Lanjut Dicky, jika dilihat dari aksinya. Peneror ini dinilai sungguh cepat tapi pihak kepolisian tidak mau putuskan dulu soal pelemparan bom rakitan itu.

"Jadi kalau melihat jaringannya, kami belum bisa berikan keterangan soal ini, apakah pelaku ini tunggal atau punyai kawan-kawan yang lain," ujar Dicky.

Perkembangan kasus pelemparan rakitan bom di Mapolsek Bontoala, tim penyidik diketahui telah memeriksa lima saksi, dia diantaranya anggota Polri.

Dicky menyebutkan, dua saksi anggota Polri tersebut yakni korban, Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin dan anggota Reskrim Bontoala, Brigpol Yudirsan.

Kemudian, tekait informaai adanya tim penyidik yang menyambangi salah satu kantor Lurah yang ada didekat Polsek Bontoala, Dicky mengaku tidak ada.

Sekitar pukul 03.50 Wita, Senin (1/1) subuh. Mapolsek Bontoala di Jl Sunu Kota Makassar, Sulsel, diserang orang tak dikenal gunakan bom pipa. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved