Di Luwu Timur, Hanya Kelompok Ini Boleh Beli BBM Pakai Jeriken

Karena itu, Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Luwu Timur sudah mengeluarkan surat rekomendasi.

Di Luwu Timur, Hanya Kelompok Ini Boleh Beli BBM Pakai Jeriken
ivan/tribunlutim.com
Suasana SPBU 74-929-46 Ussu, Luwu Timur 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pengisian BBM menggunakan jeriken di sejumlah SPBU di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) marak.

Pengendara yang antri mengisi BBM di SPBU resah.

Karena itu, Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Luwu Timur sudah mengeluarkan surat rekomendasi.

Surat rekomendasi mengatur pembelian BBM menggunakan jeriken.

Surat tersebut diantaranya berlaku bagi kelompok tani, nelayan, dan alat transportasi danau.

Jadi, warga yang mengisi jeriken boleh dilayani asal membawa surat rekomendasi tersebut.

"Jeriken bukan untuk dijual tapi kepentingan nelayan, operasional perahu dan lainnya," kata Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Luwu Timur, Rosmiaty Alwi kepada TribunLutim.com, Senin (25/12/2017).

Sebelummya, Kamis (21/12/2017), aksi pengancaman menggunakan senjata api (pistol) terjadi di SPBU Sorowako, Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha, Luwu Timur.

Wawan warga Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha yang menjadi korbannya.

Wawan diancam pistol oleh pria berpakaian spilil karena menegur pengisian jeriken.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved