Ustaz Felix Siauw: Hiduplah untuk Berdakwah, Bukan Untuk Melanjutkan Hidup

Allah SWT menciptakan manusia berbeda dengan binatang, itu pada akal. Untuk itu manusia mesti dipakai akalnya untuk sesuatu yang bermanfaat

instagram @felixsiauw
Ustaz Felix Siauw 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ustaz Felix Y. Siauw menyebutkan, tujuan umat muslim untuk hidup ialah bukan semata-mata untuk melanjutkan hidup saja, tapi hidup untuk berdakwah.

Hal tersebut diungkapkan ustaz Felix Siauw saat membawakan Tabligh Akbar di Masjid Jamiul Ichsan Toddopuli, di Jl Toddopuli Raya, Sabtu (16/12/2017).

Ustaz Felix mengatakan, kelebihan manusia khususnya umat muslim ialah pada akal. Karena perbedaan manusia dengan binatang terletak pada akalnya.

"Allah SWT menciptakan manusia berbeda dengan binatang, itu pada akal. Untuk itu manusia mesti dipakai akalnya untuk sesuatu yang bermanfaat," kata Felix.

Ratusan jamaah berkumpul di Masjid Jamiul Ichsan Toddopuli, di Jl Toddopuli Raya, Makassar, Sabtu (16/12/2017). Mereka mengikuti Tabligh Akbar yang dibawakan Ustadz Felix Y. Siauw.
Ratusan jamaah berkumpul di Masjid Jamiul Ichsan Toddopuli, di Jl Toddopuli Raya, Makassar, Sabtu (16/12/2017). Mereka mengikuti Tabligh Akbar yang dibawakan Ustadz Felix Y. Siauw. (Darul/Tribun Timur)

Lalu sesuatu hal yang bermanfaat itu seperti apa, tanya ustadz Felix. Itu ketika akal yang diciptakan dugunakan sebaik-baiknya dijalan yang diridhoi Allah SWT.

Kemudian, Felix contohkan perbedaan manusia dengan binatang jenis kucing. Kucing jantan ketika dia berkumpul dan dapati betina, maka ada perkawinan.

"Iya, manusia juga seperti itu. Ketika seorang laki cinta sama si perempuan, tapi ada prosesi pernikahan. Tapi apa seterusnya harus seperti itu," ujar Felix.

"Apakah perempuan dan laki menikah, lalu punya anak dan anak itu besar lalu dia kerja dan ketemu lagi pasangannya lalu nikah dan seterusnya," lanjutnya.

Menurutnya jika terjadi terus-menerus maka manusia tidak sama hal dengan kucing. Tapi kalau hidup diisi dengan dakwah, maka itu akan bermanfaat.

Felix mengaku, Allah SWT punya dua sifat dalam Basmalah, yakni Arrahman dan Arrahim atau Pengasih dan Penyayang. Dua sifat ini mempunyai perbedaan.

Seperti Ar Rahman, itu kepada semua umat di didunia, manusia hewan dan alam semesta. Tapi, Ar Rahim adalah bagi mereka yang beda dari semua itu.

"Rahman itu ke seluruh dunia ini, Allah SWT memberi kasihnya, tapi penyayangnya itu Allah SWT berikan kepada mereka yang mau berlindung dijalannya," tambah Felix.

Peserta yang mengikuti tabligh akbar yang diselenggarakan Yayasan Daarul Qur'an Nusantara, berbagai Organisasi Massa (Ormas), pelajar dan mahasiswa.

Tabgligh akbar ini mengangkat tema Istiqamah Dalam Berdaqwah.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved