Aduh, Lina Novita Tak Tahu Status Terapis Uzbek Milik Alexis, Gubernur: Hotel dan Pijat Ditutup!
Seluruh operasi Alexis baik hotel maupun griya pijat resmi ditutup oleh Pemerintah DKI Jakarta.
Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Mansur AM
Untuk usaha selain hotel dan griya pijat, izin mereka dari Pemprov DKI Jakarta masih berlaku.
Pernyataan Resmi Gubernur
Seluruh operasi Alexis baik hotel maupun griya pijat resmi ditutup oleh Pemerintah DKI Jakarta.
Griya Pijat di hotel ini ditutup per tanggal 31 Oktober 2017. Sedangkan operasional hotel sudah tidak beroperasi pada tanggal 27 Oktober 2017.

Menanggapi hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kontribusi pajak yang disetor Alexis tak ada artinya.
"Pemasukan dari sana tidak ada artinya dibanding dengan tegaknya aturan dan perda yang kita miliki," kata Anies di Balai kota, Selasa (31/10/2017) malam.
Sebelumnya, Mochamad Fadjri, Legal & Corporate Affairs Alexis Group saat jumpa pers di Hotel Alexis, Selasa (31/10/2017) menyebut Alexis Grup telah memberi pemasukan berupa pajak sebesar Rp 30 miliar.
"Selama ini Alexis Group selalu taat bayar pajak. Setahun pajak yang disetor mencapai Rp 30 miliar untuk bisnis karaoke, hotel dan pijat," katanya.
Baca: Lama Bungkam, Akhirnya Afgan Ngaku Jalin Hubungan dengan Rossa. Juga Dekat Anak Ocha Loh
Baca: Kisah Sedih Aktor Ini, Derita Kanker Lalu Jualan Sate. Kini Sembuh Tapi Datanglah Musibah Besar
Terkait rencana manajemen Hotel Alexis untuk berbenah diri, Anies tegas mengatakan untuk tak lagi memberikan perpanjangan izin.
"Kalau kemudian dipakai untuk praktik-praktik amoral, kita tidak akan biarkan. Kita akan proses dan kita bertindak tegas," lanjutnya.
Pemprov DKI sendiri, dikatakan Anies akan terus melakukan penertiban bagi usaha-usaha yang terbukti melakukan pelanggan asusila.
Meski demikian, Anies menyebut bahwa pihaknya akan bekerja dengan senyap. Pemprov DKI Jakarta pun diakui Anies sudah memiliki daftar tempat-tempat serupa Alexis.
"Ada, cukup banyak. Kita akan periksa semuanya satu-satu Dan kita akan bekerja dengan senyap, seperti bekerja kemarin juga senyap. Memang beda dengan pelanggaran bangunan, pelanggaran jalan, bisa kita foto. Fotonya bisa ditunjukan," sambung Anies.(*)
Berita ini sudah tayang di www.tribunnews.com dengan judul: Alexis: Perempuan dari China Sampai Uzbek Cuma Bekerja Sebagai Pemandu Lagu dan Terapis