Tak Lagi Memadai, Mahasiswa Asal Luwu Timur di Palopo Minta Sekretariat Permanen
HAM-Lutim adalah organisasi mahasiswa Luwu Timur yang berkuliah di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pengurus Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (HAM-Lutim) berharap sekretariatnya ditambah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur.
HAM-Lutim adalah organisasi mahasiswa Luwu Timur yang berkuliah di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sekretariat HAM-Lutim model ruko di Jl Manunnungen No 7, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, tidak mampu menampung jumlah mahasiswa saat kaderisasi dilaksanakan.
Ketua Bidang Seni Budaya dan Olahraga HAM-Lutim Abd Rasyid mengatakan, pengurus meminta Pemkab menambah sekretariat untuk keperluan kegiatan mahasiswa.
Baca: Berantas Penyakit Kaki Gajah, Dinkes Luwu Timur Lakukan Ini
Sekretariat yang sekarang ditempati statusnya disewa oleh Pemkab Luwu Timur dan fasilitasnya tidak memadai.
"Kalau perlu kami dibuatkan sekretariat permanen oleh Pemkab," katanya kepada TribunLutim.com, Senin (23/10/2017).
Rasyid menambahkan, sekitar 2.000 mahasiswa Luwu Timur kuliah di Palopo, 300 di antaranya masuk pengurus HAM-Lutim.
"Kaderisasi terus dilakukan dan sekret yang sekarang tidak memadai untuk menunjang kegiatan mahasiswa," ucap Abd Rasyid.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ham-lutim_20171023_193703.jpg)