70 Pencacah Bakal Disebar di Soppeng, Ini Tugasnya
Data mandiri yang dihasilkan nantinya akan menjadi acuan untuk pemberian bantuan Pemerintah Daerah kepada masyarakat.
Penulis: Sudirman | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Sebanyak 70 calon petugas pencacah terkait pendataan terpadu dan data mandiri, yang akan ditugaskan di Soppeng.
Bupati Soppeng A Kaswadi Razak mengatakan, setiap desa ada petugas yang diharapkan bisa membantu untuk mendapatkan data yang akurat dalam melakukan pendataan.
Data yang didapatkan pada pendataan mandiri, akan berdampak terhadap bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat.
"Seperti pemberian bantuan pangan dan sandang, penyediaan pelayanan perumahan, layanan pendidikan, akses kesempatan kerja, dan layanan sosial di Kabupaten Soppeng," ujar A Kaswadi.
Data mandiri yang dihasilkan nantinya akan menjadi acuan untuk pemberian bantuan Pemerintah Daerah kepada masyarakat.
Menurut data masih ada 82.621 jiwa di Kabupaten Soppeng masyarakat yang tidak mampu.
"Data ini kami belum yakin betul atau tidak. Olehnya itu kami ingin clearkan data tersebut melalui pendataan mandiri," tambah A Kaswadi.
Pencacah bisa nantinya juga mendata, rumah yang tidak ada sarana sanitasinya atau WC. Apalagi masih ada 4.000 lebih rumah di Kabupaten Soppeng yang belum punya WC.
Kalau memang ada yang ditemukan sampaikan untuk di daftar, nanti kita akan memberikan bantuan bahan. Jadi masyarakat bisa buat lubang dan kerjakan nanti pemerintah berikan bahan materialnya seperti semen, pasir, kloset. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-soppeng_20160606_130504.jpg)