Pacarnya Teror Las Vegas Bunuh 58 Orang, Wanita Keturunan Indonesia Ini Tak Terlibat. Ini Alasannya
Dikutip dari dailymail.co.uk, Danley diyakini sebagai warga negara Australia yang sebelumnya tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia,
TRIBUN-TIMUR.COM – Kabar mengenai kekasih Stephen Paddock (64), Marilou Danley (62), akhirnya terkonfirmasi.
Marilou Danley sempat menjadi buruan utama polisi Las Vegas setelah insiden mengerikan oleh Paddock. Terornya membabi buta dan mengakibatkan 58 orang meninggal dan 400-an orang terluka.
Baca: Menteri Wiranto: Impor Senjata Brimob Bermasalah. Berarti, Jenderal Gatot Benar Dong?
Setelah koordinasi dengan lintas sektor, Polisi telah berhasil mengontak Marilou Danley (62), kekasih dari pelaku penembakan massal di Las Vegas, Stephen Paddock (64).
Baca: Ternyata! Ada 8 Jenderal Mau Diculik PKI di Malam G30SPKI, Siapa Brigjen Ahmad Soekendro?
Perempuan keturunan Indonesia tersebut pemegang paspor Australia.
Dikutip dari dailymail.co.uk, Danley diyakini sebagai warga negara Australia yang sebelumnya tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia, selama lebih dari satu dekade dengan mantan suaminya, seorang pria Australia, yang telah meninggal dunia.
Danley kemudian pindah ke Amerika Serikat 20 tahun yang lalu.
Di laman Facebook yang sekarang dihapusnya, ia mengidentifikasi dirinya sebagai ‘Proud Mom & Grandma’, seorang ibu dan nenek yang membanggakan.
Danley juga menggambarkan dirinya di halaman LinkedIn sebagai seorang profesional di bidang judi dan kasino yang tinggal di Reno, Nevada.
Di laman media sosial tersebut ia juga menyebut dirinya sebagai mantan 'hostes kelas atas' di Club Paradise, Kasino Atlantis di Reno antara tahun 2010-2013.
Danley dan Paddock tinggal bersama di sebuah rumah selama dua tahun di kota kecil Mesquite, 128 km dari Las Vegas, dekat perbatasan negara bagian Arizona.
Sheriff Clark County Joseph Lombardo mengatakan bahwa detektif telah menemukan wanita tersebut, yang digambarkannya sebagai orang Asia
. Pada awalnya, Lombardo menggambarkan Danley sebagai orang penting terkait penembakan massal tersebut.
Namun, media melaporkan bahwa polisi pada akhirnya mengonfirmasi Danley berada di luar negeri saat penembakan tersebut terjadi, dan polisi telah memberi klarifikasi bahwa Danley tidak terlibat dalam penembakan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/marilou-danley-62-dan-kekasihnya-stephen-paddock-64_20171003_062257.jpg)