Harga Cabai Rawit Naik Rp 15 Ribu di Pasar Sentral Malili Luwu Timur, Ini Penyebabnya
Cabai rawit sekarang dijual Rp 40 ribu per kilogram, awalnya Rp 25 ribu per kilogram.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Harga cabai rawit naik Rp 15 ribu di Pasar Sentral Malili, Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur.
Cabai rawit sekarang dijual Rp 40 ribu per kilogram, awalnya Rp 25 ribu per kilogram.
Kenaikan harga sejak Selasa (13/6/2017).
Pedagang pasar Nuraini mengatakan, harga cabai naik karena pengaruh seringnya hujan.
"Jarang petani cabai pergi panen karena sering hujan," katanya ditemui TribunLutim.com, Rabu (14/6/2017).
Baca: Sertijab, Kompol Sunardjo Resmi Jabat Wakapolres Luwu Timur
Akibatnya, stok cabai dari petani ke distributor menjadi kurang.
"Itu mi kasih naik harganya cabai," ucapnya.
Stok cabe rawit yang dijual pedagang Pasar Sentral Malili berasal dari Desa Tole-tole, Kecamatan Wasuponda, Desa Loreha, Kecamatan Malili dan Kecamatan Angkona.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/cabai-rawit_20170614_183307.jpg)