Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Subuh Berjamaah, Kemenag Soppeng Ingatkan Warga Urus Buku Nikah

"Kabupaten layak anak dipengaruhi oleh perceraian yang disebabkan oleh pernikahan dini," kata Huzaimah

Penulis: Sudirman | Editor: Suryana Anas
HANDOVER
Pemkab Soppeng bersama Kementrian Agama (Kemenag) melaksanakan Subuh berjamaah di Masjid Nurul Yaqin Desa Leworeng, Kecamatan Donri- Donri, Soppeng, Selasa (11/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bersama Kementrian Agama (Kemenag) melaksanakan Subuh berjamaah di Masjid Nurul Yaqin Desa Leworeng, Kecamatan Donri- Donri, Soppeng, Selasa (11/4/2017).

Salat subuh berjamaah dihadiri oleh para kepala SKPD Soppeng, Kepala kemenag Huzaimah, Ketua NU Asis Makmur, camat Donri - Donri, dan para kepala desa.

Baca: VIDEO: Ramainya Pendaftar Polisi di Polres Soppeng

Kadis pemuda dan olahraga Asis Makmur mengatakan, dalam pemerintahan, bawahan harus loyal dan taat pada pimpinan karena ada aturan yang mengatur.

Baca: Pelajar Soppeng Waspadai Soal Matematika dan Fisika

"Pemerintah yang terbaik adalah pemerintah yang melayani masyarakatnya," ujar Asis Makmur yang juga ketua NU Soppeng.

Sementara kepala Kemenag Huzaimah mengatakan, bagi masyarakat yang tidak memiliki buku nikah diminta untuk berhubungan dengan instansi terkait yaitu kantor Kemenag.

"Kabupaten layak anak dipengaruhi oleh perceraian yang disebabkan oleh pernikahan dini," kata Huzaimah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved