Pegawai RSUD I Lagaligo Lutim Terancam Lewat Jalan Wotu-Tomoni, Ada yang Nyaris Diperkosa
Direktur RSUD I Lagaligo Wotu dr Rosmini Pandin mengatakan, beberapa pegawainya nyaris diperkosa ketika melintas.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNLUTIM.COM, WOTU- Jalan trans-Sulawesi arah Wotu ke Tomoni rawan dilewati perempuan pada malam hari.
Pegawai RSUD I Lagaligo Wotu Kabupaten Luwu Timur kerap mengalami tindak kekerasan bahkan pelecehan di jalan ini.
Direktur RSUD I Lagaligo Wotu dr Rosmini Pandin mengatakan, beberapa pegawainya nyaris diperkosa ketika melintas.
"Sudah beberapa kasus pegawai rumah sakit sepulang jaga sore sekitar jam delapan sampai jam sembilan malam," kata Rosmini kepada tribunlutim.com, Jumat (10/3/2017).
"Biasa pencabulan dan kekerasan di atas motor sampai luka," Rosmini menambahkan.
Menurutnya, pelaku sulit diidentifikasi karena sepanjang jalan gelap gulita.
Tidak ada lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan tersebut.
Para korban, lanjut Rosmini, merasa nyawanya terancam saat melintas di sepanjang jalan itu.
"Kondisi jalan sangat gelap, ini perlu diberi penerangan," katanya.
Dia juga berharap polisi rutin patroli sepanjang jalan Wotu-Tomoni.
"Mohon dijaga, kasian pegawai kami." (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/direktur_20170310_155528.jpg)