Terlambat Bayar Uang Bensin Ambulans Puskesmas Wawondula Luwu Timur, Pasien Ini Meninggal
Keluarga pasien, Muh Andi menuturkan seorang pasien kecelakaan yang terluka parah lambat dirujuk karena tidak ada keluarganya setor uang bensin.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUTIM.COM, TOWUTI - Pasien Puskesmas Wawondula yang akan dirujuk ke RSUD I Lagaligo di Kecamatan Wotu harus membayar Rp 200 ribu untuk biaya ambulans.
Puskesmas ini berada di Desa Wawondula Kecamatan Towuti, Luwu Timur.
Berjarak sekitar 50 kilometer dari Kecamatan Malili.
Sementara jarak puskesmas ke RSUD I Lagaligo sekitar 100 kilometer.
Uang Rp 200 ribu yang diminta pegawai puskesmas tersebut untuk keperluan membeli solar untuk ambulans.
Keluarga pasien, Muh Andi menuturkan keluarganya yang terluka parah akibat kecelakaan lambat dirujuk karena tidak ada keluarganya setor uang bensin.
"Kebetulan saya sendiri yang kasih (uangnya)," katanya kepada TribunLutim.com, Rabu (8/2/2017).
Setelah dikasih uang, kata Andi, barulah pegawai puskesmas merujuk pasien ke RSUD I Lagaligo.
Tapi sayang, pasien perempuan diketahui warga Luwu tersebut, meninggal diperjalanan tepatnya di daerah Kecamatan Wasuponda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aliyah-mustika-1_20161211_195823.jpg)