Hari Santri Nasional
Peringati Hari Santri, YPIG Soppeng Dialog Keutuhan NKRI
Dialog tersebut dihadiri dewan pengurus YPGI, pembina pondok, orang tua santri dan para santri.
Penulis: Sudirman | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG - Pondok Pesantren Yayasan Perguruan Islam Ganra (PP YPIG) menggelar dialog dalam menyambut hari santri nasional, Sabtu (22/10/2016).
Tema dialog ialah Peranan Pondok Pesantren Dalam Menjaga Keutuhan NKRI.
Dialog dihadiri dewan pengurus YPGI, pembina pondok, orang tua santri dan para santri.
Moderator kegiatan Kasmawati mengatakan, pondok YPGI membina sedikitnya 700 santri.
Dari 700 orang santri, sekitar 150 orang yang memilih pondok di pesantren YPGI.
Ketua pengurus yayasan KM Sulaiman mengatakan, salah satu tujuan acara dialog ini adalah menyosialisasikan hari santri nasional setiap 22 Oktober.
"Pada hari ini kami memberi kesempatan kepada orang tua santri untuk menyampaikan kritik dan saran. Kami harap komunikasi antara pembina pondok dengan orang tua santri terus terjalin," tambah Sulaiman.
Apalagi saat ini, lulusan pondok pesantren tidak diragukan lagi, bahkan banyak lembaga pendidikan meniru model pembelajaran pondok pesantren Ganra dengan model boarding school. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ypigg_20161022_133607.jpg)