Gurunya Dilapor ke Polisi, Alumni SMPN 1 Binamu Gelar Aksi Solidaritas
puluhan alumni tersebut melakukan orasi prihatin dengan sikap siswa yang melapor gurunya ke polisi.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ardy Muchlis
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Puluhan alumni SMPN I Binamu menggelar aksi solidaritas guru SMPN I Binamu, Haji Bulu Tantu, Selasa (13/9).
Bulu Tantu merupakan guru SMPN 1 Binamu yang dilapor ke polisi oleh siswanya atas dugaan tindak kekerasan, Jumat (09/09/2016) pekan lalu.
Dari pantaun TribunJeneponto.com, puluhan alumni tersebut berkumpul di belakang SMPN I Binamu dan menggelar aksi long march dengan membentangkan spanduk putih, menuju depan sekolah mereka.
Sesampainya depan sekolah, puluhan alumni tersebut melakukan orasi prihatin dengan sikap siswa yang melapor gurunya ke polisi.
"Save guru kami, Hidup Haji Bulu Tantu, "Teriak salah seorang alumni, Hardianto Haris.
Menurut alumni, Haji Bulu Tantu yang mereka kenal tidak seperti yang di tuduhkan para siswa.
"Kami juga pernah didik oleh haji Bulu, dan kami yakini dirinya tidak mungkin tega untuk celakakan siswanya karena kami sadar dia sedang mendidik kami, "ujarnya.
Selain itu, para alumni juga membubuhkan tanda tangan di spanduk putih sebagai wujud dukungan mereka.
Rencanannya para Alumni tersebut akan melanjutkan aksi ke Polres Jeneponto.
Sebelumnya, Tiga siswi SMP Negeri 1 Binamu, Kabupaten Jeneponto, Amelia Reski, Riska Ade Talia, dan Sri Andini, didampingi ayah Amelia, Usdar, melapor ke SPKT Polres Jeneponto, Jumat (9/9/16).
Mereka melaporkan gurunya, Drs Bulu Tantu, karena melakukan tindak kekerasan.
Nsmun dikonfirmasi ke Bulu Tantu menolak bahwa telah melakukan kekerasan terhadap tiga muridnya.
Baca: Dilapor Siswinya ke Polres Jeneponto, Bulu Tantu: Saya Hanya Mendidik Kasihan