Kemenag Soppeng Akan Bubarkan Tarekat Naqsabandiyah Aminiyah
Menurutnya, ketidaksesuaian ajaran aliran ini karena saat beribadah memakai kubah dan kelambu.
Penulis: Awaluddin Marwan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNSOPPENG.COM, LALABATA - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, Huzaemah Rauf, berpendapat Tarekat Naqsabandiyah Aminiyah bermarkas di kampung Gellenge, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Soppeng, akan dibubarkan jika keberadaannya meresahkan masyarakat.
"Meskipun ibadahnya sudah sesuai syariat, tapi tata cara pelakasanaan ibadahnya jauh dari contoh-contoh nabi," kata Huzaemah Rauf, dalam sambutannya dipenutupan kegiatan Penataran Mubalig Pondok Pesantren Yasrib, Jl Pesantren, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Soppeng, Sulsel, Jumat (3/6/2016) siang.
Menurutnya, ketidaksesuaian ajaran aliran ini karena saat beribadah memakai kubah dan kelambu.
"Dengan adanya benda itu, kami mengharap dai-dai dari Pesantren Yasrib menyebarkan syiar Islam sesuai dengan ajaran agama Islam," ujarnya.
Pernyataan Huzaemah ini menanggapi laporan sejumlah masyarakat yang resah dengan keberadaan aliran ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-kemenag-soppeng_20160603_170645.jpg)