Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Pengakuan Guru SD Ulcok Soal Kemampuan Matematika Si 'Kakulator Berjalan'

Selama bersekolah di SD Negeri Galangan Kapal I, Ulcok dikenal sebagai murid yang...

Tayang:
Editor: Ilham Arsyam
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ruslan Yusuf alias Ulcok (25), menunjukkan kehebatannya dalam menghitung (tambah, kali, kurang, bagi), di kantor Tribun Timur, Jl Cenderawasih, Makassar, Selasa (16/2/2016) 

Mendengar respon spontan Ullcok, Pimpinan Pondok Modern Ittihadul Ummah Gontor Poso, Sulawesi Tengah, Cecep Sobari Rahmat, yang kebetulan juga datang membawa 25 santrinya ke Tribun, juga menggeleng-gelengkan kepala, isyarat takjub.

"Coba Ulcok, kalau saya bacakan ayat Al Quran, apakah juga bisa hafal cepat..?

Kiai muda asal Jawa Barat ini, pun membacakan potongan ayat-ayat madaniyah.
"Jangan panjang-panjang Pak..," kata Ullcok.
Ullcok pun mengikuti bacaan itu. "Yaa, sisa makhraj hurufnya (tadjwid) yang belum sempurna," kata Cecep.

Idiot Sarvant

Jika dilihat sepintas, Ullcok memang laiknya anak yang punya keterbelakangan "mental."
Namun pria 26 tahun itu memiliki kemampuan tinggi dalam menghitung penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian

Tubuhnya tambun. Cara berjalannya pun lambat. "Omm, jangan-ki terlalu cepat jalan," katanya kepada editor Tribun, yang mentraktirnya makan di Kantin Iboe, Jl Cendrawasih No 430 Makassar, kemarin.
Ukuran lingkatan celananya 35 cm. Meski sudah seusia sarjana S1, tinggi badan dan cara bicaranya laiknya, anak usia kelas 1 SMP.

"Waktu saya sudah sembuh sakit, saya dulu sering dilempar batu sama anak-anak kecil di Galangan Kapal," ujarnya, tentang pengalaman masa kecil dan remajanya.

Meski terlihat lamban, dan sering dapat cemooh, namun kemampuan kalkulasi bilangannya, mendapat pujian dari oleh Prof Hadi Susanto, penulis buku Tuhan Pasti Ahli Matematika (Bentang, 2015).

"Ullcok ini idiot savant matematika Indonesia," kata Associated Professor in Applied Mathematics, University of Essex, UK, mengomentari video Ullcok, Minggu (14/2) lalu.

Idiot savant, kata Hadi Santoso, disebut juga sindrom savant. Ini adalah kondisi seseorang dengan keterbatasan mental (IQ rendah) tapi mempunyai kemampuan hebat dalam satu-dua hal jauh melebihi kemampuan orang kebanyakan.

Kemampuan lebih mereka biasanya dalam bidang seni rupa, musik, perhitungan kalender, aritmatika, dan kemampuan spasial.
Istilah idiot savant diperkenalkan pertama kali oleh John Down, orang yang sama yang kita kenal dengan istilah 'Down syndrome'.

Kalkulator Berjalan

Penghitungan dua digit bahkan tiga digit, Ia libas dengan cepat. Waktu menghitungnya pun terbilang cepat. Main hitungan detik.

"Kemampuan Ulcok luar biasa. Bisa menghitung cepat. ulcok sebagai kalkulator berjalan,"ujar Amran.
Aksi Ulcok saat menghitung cepat disaksikan puluhan orang. Bahkan perwakilan Komisi Yudisial dari Jakarta juga ikut menyaksikan kehebatan pria yang hanya sekolah sampai kelas 3 SD ini.

Dr Asdar mengatakan kemampuan menghitung Ullcok sangat luar biasa, tingkat atas. Perkalian dan pembagian tiga digit angka diseleaikan dengan cepat, tanpa cakaran dikertas.
Ulcok memiliki daya hitung, analisis dan daya ingat kuat.

"Ullcok ini cocok jadi programer,"kata Asdar yang membujuk Ulcok untuk sekolah lagi. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved