Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hingga 5 Februari 2016, 10 Orang Meninggal Dunia Akibat DBD di Sulsel

Nurul mengaku jumlah itu bisa saja bertambah, apalagi dikabarkan sudah ada satu orang lagi meninggal.

Penulis: Sakinah Sudin | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/SUDIRMAN
Rumah Sakit Umum (RSU) At Medica Palopo tergolong banyak merawat penyakit DBD. 

Laporam wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSSAR- Sedikitnya 875 warga Sulawesi Selatan dilaporkan menderita penyakit demam berdarah selama 2016.

Selama satu bulan lebih mulai Januari sampai 5 Februari, 10 warga dinyatakan meninggal dunia karena terjangkit penyakit yang ditularkan  nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sulsel, Nurul mengatakan
dari 875 kasus tersebut, diketahui sudah ada meninggal dunia.

"Jumlah warga yang meninggal akibat DBD selama 2016 sebanyak 10 orang pasien, "kata Nurul.

Nurul mengaku jumlah itu bisa saja bertambah, apalagi dikabarkan sudah ada satu orang lagi meninggal.

Menurut Nurul, ada beberapa faktor yang menyebabkan penderita DBD sampai meregang nyawa.

Di antaranya keluarga pasien tak memiliki pengetahuan cukup mengenai penyakit mematikan itu. Bahkan gejala awal pun dianggap ringan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved