Mayat Bocah Sinjai Dibonceng Motor
Tak Mampu Bayar Ambulance Rp 800 Ribu, Mayat Bocah Sinjai Dibonceng Motor
Pihak medis di Puskesmas Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan memintai warga miskin biaya pengangkutan mayat Rp 800
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM- Gara-gara keluarga tak bisa bayar biaya ambulans, mayat bocah Masra Nurhidayah (7) warga Dusun Bontopannu, Desa Mattunrung Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terpaksa diangkut sepeda motor dari Puskesmas Lappadata ke kampungnya, Kamis (24/9/2015).
Pihak Puskesmas Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai memintai warga miskin biaya pengangkutan mayat Rp 800 juta.
"Keluarga kami dimintai biaya pengangkutan mayat Masra Rp 800 ribu dari Puskesmas ke rumah duka. Sementara dia adalah orang miskin, makanya kami bonceng sampai di rumah," kata Sekretaris Desa Mattunrung Tellue, Ambo Enre, Minggu (27/9/2015).
Masra sakit dan meninggal di Puskesmas Lappadata. Ia diduga menderita penyakit malaria. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/orang-tua-almarhumah-masra-nurhidayah-7ernawati_20150927_145143.jpg)