Penculikan Anak
Murid SDN IKIP II Menangis Sambut Aidah-Inayah
Aidah Ramdhani dan Nurinayah tetap masuk sekolah, Kamis
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Aidah Ramdhani dan Nurinayah tetap masuk sekolah, Kamis (12/12/2013). Dua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres BTN IKIP II Karunrung, Makassar, ini adalah korban penculikan dan perampokan pria tak dikenal, Rabu (12/12/2013).
Keduanya diantar keluarga hingga ruang kelas. Saat tiba di depan sekolah, murid dan guru menyambut keduanya dengan penuh haru.
Sejumlah murid dan guru menangis sambil memeluk Aidah dan Inayah.
Aidah diantar ibunya, Rosmiati. Sang ibu bahkan menunggu di sekolah hingga jam pelajaran berakhir dan pulang bertiga dengan pamannya, Hamka. Nurinayah diantar oleh kakaknya, Muthmainna Amrin.
"Sepanjang jalan, tangan saya dipegang terus oleh Inayah. Dia tidak mau melepaskan tangan saya sampai dia duduk dalam ruang kelas," kata Anna, sapaan Muthmainna.
Menurut Anna, Inayah masih trauma dan tidak mau keluar rumah. Bocah berusia tujuh tahun itu bahkan tidak mau lagi pergi sekolah karena teringat terus kejadian itu.
Berita selengkapnya dapat dilihat pada edisi cetak Harian Tribun Timur Jumat (13/12/2013) hari ini. (*)