Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

NILAI TUKAR

Rupiah kembali Rawan Terkoreksi

Sentimen negatif diperkirakan kembali menekan pergerakan nilai tukar rupiah pada Jumat (22/6/2012)

Tayang:
Editor: Muh. Taufik
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM- Sentimen negatif diperkirakan kembali menekan pergerakan nilai tukar rupiah pada Jumat (22/6/2012) ini. Bank Indonesia diperkirakan kembali ke pasar untuk menjaga nilai tukar valuta Garuda.

Kemarin nilai tukar rupiah melemah tajam ke Rp 9.482 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg). Pelemahan terjadi seiring dengan pelemahan di bursa Asia termasuk bursa Indonesia (IHSG). IHSG ditutup turun 1,07 persen menjadi 3.901,79. Harga minyak mentah juga turun. Harga Brent turun menjadi 88,74 dollar AS per barrel (turun sekitar 3,69 persen) dan harga WTI menjadi 77,84 dollar AS per barrel (anjlok sekitar 4,84 persen).

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, memperkirakan pasar Asia masih akan terkoreksi pada hari ini. Ini memunculkan risiko pelemahan kembali rupiah. Rupiah diperkirakan ada di kisaran Rp 9.480-Rp 9.530 per dollar AS. Jika BI masuk ke pasar, rupiah diperkirakan ada di rentang Rp 9.400-Rp 9.430 per dollar AS. Sentimen pasar global masih negatif, ditambah data-data dari AS yang kurang positif. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved