Pohon di Depan Bandara Sultan Hasanuddin Ditebang, Begini Reaksi PT Angkasa Pura 1
Proyek perluasan Bandara Sultan Hasanuddin di Kecamatan Mandai, maros saat ini sementara berlangsung.
Penulis: Amiruddin | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Proyek perluasan Bandara Sultan Hasanuddin saat ini sementara berlangsung.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terletak di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sejumlah kendaraan proyek dan pekerja, tampak lalu lalang di area depan bandara.
Baca: VIDEO: Begini Ramainya PTB Maros Jelang Waktu Berbuka Puasa
Baca: Ini Menu Favorit Kabag Humas Pemkab Maros Saat Buka Puasa
Baca: Pastikan Personel Siap Layani Pemudik, Wakapolres Maros Cek Pos Pengamanan
Sejumlah pohon yang dulunya tumbuh di area depan bandara, atau tepatnya sekitar parkiran sepeda motor, kini telah ditebang.
Lokasi tersebut, juga menjadi salah satu lokasi perluasan bandara.
"Tidak ada pohon yang ditebang, tetapi dipindahkan ke area dekat proyek," kata GM PT Angkasa Pura 1 (Persero), Wahyudi, Kamis (30/5/2019).
Jumlah pohon yang dipindahkan, kata dia, sekitar 800 pohon.
Wahyudi menambahkan, wilayah perluasan bandara, meliputi checking area, parking area, dan ruang tunggu sisi selatan bandara.
Pasca perluasan bandara, kata Wahyudi, bakal berukuran tiga kali lebih luas dibanding ukuran bandara saat ini.
"Target kita ada penambahan sekitar 32 flight ke bandara ini. Kalau 32 airline bisa masuk ke bandara kita, saya yakin perekonomian di Sulsel bakal semakin bagus," ujarnya.
Sekadar diketahui, dalam pengembangan bandara, PT Angkasa Pura 1 (Persero) selaku pengelola, mengucurkan anggaran sekitar Rp 3,6 triliun.
Proyek tersebut ditargetkan rampung sekitar dua setengah tahun ke depan.
"Kami mohon doa dan supportnya, semoga pengembangan bandara kita dapat tepat waktunya, tepat dananya, dan tepat mutunya," tutupnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur: