Menteri Susi Sebut Tiap Hari Mendengar Pengeboman Ikan di Selayar

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (22/4/2019).

Menteri Susi Sebut Tiap Hari Mendengar Pengeboman Ikan di Selayar
Dok Suhafid
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti saat diwawancarai di Teras Rujab Bupati, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Senin (22/4/2019) siang. 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG -Potensi di Kabupaten Kepulauan Selayar luar biasa, tapi banyak hal yang harus segera di benahi.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti saat diwawancarai di Teras Rujab Bupati, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Senin (22/4/2019) siang.

"Bupati Selayar H Muh Basli Ali mau jadikan Selayar sebagai tujuan wisata berarti jangan sampai ada, bom ikan, dan portas,"katanya.

Baca: VIDEO: Aktraksi Aru To Barani Na Silajara Sambut Menteri Susi di Selayar

Baca: Enam TPS di Palopo Pemungutan Suara Ulang

Baca: Diduga Konsumsi Narkoba, Oknum PNS dan Honorer di Jeneponto Ditangkap Polisi

Baca: Ketua Bawaslu Bantaeng Juga Jatuh Sakit Karena Kelelahan

Jika ketahuan Pariwisata, lanjutnya, maka akan habis nanti pariwisatanya dan tidak bisa maju.

Pasalnya, keindahan yang dijual, potensi perikanan.

"Bupati ini mau ngegas pariwisata dan perikanan berarti musuhnya itu ilegal fishing, destructive fishing dan tambang," tuturnya.

Ia juga berencana membenahi pemasaran produk, perikanan masyarakat Selayar.

"Jika banjir tidak terjual, tidak ada pembeli. Tapi ada pembeli datang belum ada tempatnya untuk membeli, jadi kita siapkan infrastuktur dan fasilitas, kita bantu nanti"ungkapnya.

Saat ditanya, Apakah Ibu Susi kerap mendengar terkait pengeboman ikan di perairan Selayar?

"Tiap hari," kata Susi.

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah, IG: @ Nur_Wahidah_Saleh

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved