Kantor Unit Metrologi Legal Disperindag Enrekang Masih Dipasangi Garis Polisi

Kantor Unit Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinda) Enrekang masih dipasangi garis polisi.

Kantor Unit Metrologi Legal Disperindag Enrekang Masih Dipasangi Garis Polisi
Muh Asiz Albar
Tiga hari pasca terbakar Rabu (10/4/2019) lalu, Kantor Unit Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinda) Enrekang masih dipasangi garis polisi. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Kantor Unit Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinda) Enrekang masih dipasangi garis polisi.

Pemasangan garis polisi usai kebakaran tiga hari lalu, Rabu (10/4/2019).

Baca: Pimpin Apel Siaga Patroli, Ketua Bawaslu Enrekang: Masa Tenang Pemilu Rawan Diwarnai Kecurangan

Baca: Ciptakan Lingkungan Bersih, Wakil Bupati Enrekang Gagas Program Jumpa Darling

Garis polisi dipasang mengelilingi areal gedung.

Sehingga masyarakat dilarang melintas atau masuk ke gedung tersebut.

Pantauan TribunEnrekang.com, Sabtu (13/4/2019) siang, kondisi gedung saat ini sangat memprihatinkan.

Terlihat sisa-sisa peralatan seperti alat ukur, AC dan genset yang telah hangus dilahap si jago merah.

Baca: KPU Enrekang Siapkan 2.972 Paku untuk Pencoblosan Pada Pemilu 2019

Baca: 13 April, KPU Enrekang Mulai Distribusikan Logistik Pemilu Gunakan 25 Truk

Menurut Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji, hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab utama terjadinya kebakaran. 

"Saat ini kita masib selidiki, tim Labfor masih bekerja mencari penyebabnya," kata Ibrahim Aji.

Sebelumnya, Sekretaris Disperindag Enrekang, Muh Tamar Taki, mengatakan kerugian akibat kebakaran di kantor yang baru digunakan Disperindag sejak 2019 itu mencapai Rp 1,138 miliar.

Banyaknya kerugian.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved