Pimpin Apel Siaga Patroli, Ketua Bawaslu Enrekang: Masa Tenang Pemilu Rawan Diwarnai Kecurangan

"Lakukan pengawasan yang maksimal dan hindari sikap-sikap arogansi saat menjalankan patroli pengawasan," ujarnya.

Pimpin Apel Siaga Patroli, Ketua Bawaslu Enrekang: Masa Tenang Pemilu Rawan Diwarnai Kecurangan
Asiz Albar/Tribun Enrekang
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Enrekang menggelar Apel siaga patroli pengawasn anti politik uang pada masa tenang Pemilu 2019 di Halaman Sekretariatnya, Keluraha Juppandang, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Enrekang menggelar Apel siaga patroli pengawasn anti politik uang pada masa tenang Pemilu 2019 di Halaman Sekretariatnya, Keluraha Juppandang, Jumat (12/4/2019).

Apel yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Enrekang, Uli Nuha itu dihadiri Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji, Kasdim 1419 Enrekang, Mayor Inf Alfred Tonak, serta seluruh Panwascam, PPL dan PTPS Se-Kabupaten Enrekang.

Baca: Pimpin Apel, Kapolres Enrekang Tegaskan Netralitas Personel Dalam Pemilu 2019

Dalam kesempatan itu, Uli Nuha, mengatakan, pada masa tenang yang dimulai tanggal 14 hingga 16 April 2019 merupakan salah satu fase krusial pelaksanaan Pemilu 2019.

Sebab, disitu akan menguji integritas seluruh elemen bangsa termasuk di dalamnya Bawaslu dan peserta Pemilu.

Hal itu didasarkan pengalaman pada Pemilu sebelumnya, dimana masa tenang cenderung diwarnai dengan praktek kecurangan.

Baca: Pemkab Pinrang Sediakan 3 Pos Layanan Informasi Bantuan Damkar

"Masa tenang selalu cenderung rawan akan kecurangan, selalu diwarnai politik uang, propaganda isu SARA, penyebaran Hoax untuk saling menjatuhkan diantara sesama peserta Pemilu," kata Uli Nuha.

Selain itu, Uli Nuha, menyebutkan persoalan klasik lainnya yaitu kecenderungan peserta pemilu menggunakan segala cara untuk memenangkan kontestasi politik.

Termasuk melibatkan uang dalam jumlah yang tidak rasional untuk mempengaruhi pilihan masyarakat.

Baca: TRIBUNWIKI: Kini Tayang di Bioskop, Simak Sinopsis Film Ave Maryam Lengkap dengan Trailernya

Olehnya itu, Ia mengimbau jajaran Bawaslu Kabupaten Enrekang dapat beradaptasi terutama untuk melakukan penetrasi starategi pengawasan yang tepat, tanpa menciderai tatanan dan nilai sosial kemasyarakatan.

"Lakukan pengawasan yang maksimal dan hindari sikap-sikap arogansi saat menjalankan patroli pengawasan," ujarnya.

Dalam apel itu dilakukan deklarasi anti politik uang, melalui pembubuhan tanda tangan yang diikuti oleh unsur Forkopimda serta sejumlah tamu undangan lainnya. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved