UPBU Andi Djemma Masamba Kini Layani Kargo Jenazah

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI menyetujui layanan kargo jenazah dimasukkan ke dalam item jenis barang di Lutra

UPBU Andi Djemma Masamba Kini Layani Kargo Jenazah
Humas Pemkab Lutra
Penandatanganan memorandum of understanding atau MoU antara Perumda Simpurusiang dan UPBU Andi Djemma Masamba di Gedung Fire Station Bandara Andi Djemma, Rabu (632019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI menyetujui layanan kargo jenazah dimasukkan ke dalam item jenis barang yang boleh diangkut.

Kabar baik bagi warga Seko dan Rampi diungkap Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Andi Djemma Masamba, Mohamad Sabu, dalam acara penandatanganan memorandum of understanding atau MoU Perumda Simpurusiang dangan UPBU Andi Djemma di Gedung Fire Station, Rabu (6/3/2019).

"Kami sebagai penyelenggara bandar udara pastinya siap dan membolehkan jenazah untuk masuk sebagai layanan kargo," kata Mohamad Sabu.

Walau demikian, Sabu masih menunggu revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 38 tahun 2018 tentang penetapan jenis barang yang diangkut dalam program pelayanan publik untuk angkutan barang dari dan ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan.

"Semoga tahun ini sudah keluar revisinya," kata Sabu.

Sebelumnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DP2KUKM) Luwu Utara melayangkan surat ke Kementerian Perdagangan RI agar merevisi Permendag Nomor 38 tahun 2018 untuk menambahkan item jenazah ke dalam 25 jenis barang yang sudah ditetapkan.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani berharap langkah ini sebagai jawaban dari sejumlah masalah yang ada di kecamatan terpencil, terutama dalam hal pengangkutan jenazah.

"Pada prinsipnya pemerintah daerah tidak pernah diam apalagi tidur dalam melihat segala persoalan yang terjadi. Khususnya di wilayah terpencil," terang Indah.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Baca: Rusak Basecamp Perusahaan Ini, 11 Warga Seko Lutra Terancam 5 Tahun Penjara

Baca: VIDEO: Tarif Ojek ke Kecamatan Seko Lutra Capai Rp 1,8 Juta, Ini Alasannya

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved