Wanita Ini Nekat Lempar Koin ke Pesawat Demi Keberuntungan, Begini Nasib Tragisnya Kini
Insiden aneh sekalaigus membahayakanterjadi baru-baru ini. Demi keberuntungan, okum wanita berani buang koin ke dalam pesawat.
TRIBUN-TIMUR.COM - Insiden aneh sekalaigus membahayakanterjadi baru-baru ini.
Demi keberuntungan, okum wanita berani buang koin ke dalam pesawat.
Alhasil malang nasib si cewek.
Minta keberuntungan malah menemui celaka.
Bagaimana kisahnya?
Cek selengkapnya di sini:
Seorang penumpang pesawat di Provinsi Anhui, China, ditangkap setelah dia dianggap sebagai pengganggu keamanan.
Maskapai Lucky Air 8L9960 di Bandara Anqing Tianzhushan dibatalkan penerbangannya pada pekan lalu setelah petugas menemukan dua koin 1 yuan dekat mesin sebelah kiri.
Xinan Evening News dikutip SCMP, Jumat (22/2/2019), memberitakan, seorang penumpang bermarga Lu mengaku sebagai orang yang melemparkan koin itu.
Baca: Bawaslu Soppeng Tak Temukan Pelanggaran Pidana ASN Pemprov Hasby Rasyad
Baca: Pembuktian PSM Makassar, 15 Gol di Ajang Resmi Awal 2019
Baca: VIDEO: IPMIL Ajak Warga Luwu Raya Ciptakan Pemilu Damai
Dalam keterangan tertulisnya, Lucky Air menyatakan mereka kehilangan pendapatan hingga 140.000 yuan, atau sekitar Rp 292,8 juta, akibat pembatalan penerbangan itu.
"Perusahaan kami bersiap untuk menuntut penumpang yang menyebabkan pembatalan tersebut sesuai hukum yang berlaku," kata maskapai.
Kepada staf yang menahannya, pria berusia 28 tahun itu mengaku melemparkan koin ke pesawat untuk mendapatkan nasib baik selama perjalanan.
Teknisi menyatakan, jika koin itu sampai masuk ke mesin pesawat, maka turbin pemutar bakal rusak, dan berisiko terjadi kegagalan mesin.
"Insiden itu bisa menyebabkan malapetaka mematikan jika pesawat tengah berada di udara," ujar teknisi dalam laporannya.
Baca: Nilai Passing Grade yang Harus Dicapai Calon PPPK 2019 agar Lulus Seleksi, Tiga Hal ini Jadi Kunci
Baca: Tambah Gerai Bank Sampah Tukar Emas, Dirut Pegadaian Minta Dukungan NA-Danny
Baca: Akhir Pekan, Ini Promo Alfamart, Indomaret, dan Alfamidi
Seluruh penumpang yang berjumlah 162 orang dilaporkan harus menunggu selama satu hari sebelum bisa terbang ke Provinsi Yunnan. Insiden di Anqing itu menarik perhatian netizen di Weibo.