Pilpres 2019

Jokowi atau Prabowo Diuntungkan? 80 Ribu Warga Sulsel Belum Rekam KTP-el, Reaksi KPU & Discapil

KPU Sulawesi Selatan melansir sebanyak 80 ribu warga belum melakukan perekaman KTP elektronik atau KTP-el.

Jokowi atau Prabowo Diuntungkan? 80 Ribu Warga Sulsel Belum Rekam KTP-el, Reaksi KPU & Discapil
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Suasana perekaman KTP-el Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar di Mall Nipah, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar beberapa waktu lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- KPU Sulawesi Selatan melansir sebanyak 80 ribu warga belum melakukan perekaman KTP elektronik atau KTP-el.

Ini tentu patut jadi perhatian bagi tim sukses kandidat Pilpres 2019 Jokowi-KH Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun kontestan Pemilu 2019.

Angka 80 ribu adalah angka yang signifikan.

Baca: Dibanderol hingga Rp 24 Juta, Inilah 8 Fitur Galaxy S10 yang Hadir untuk Pertama Kalinya di Samsung

Baca: Apakah Ini Hukuman Adil? Istri Bos Abutours Divonis 19 Tahun Bui Terbukti Tipu 79 Ribu Jamaah Umrah

Baca: Soal Pengakuan Sudirman Said, Benarkah Diam-diam Temui Bos Freeport? Presiden Jokowi: Ya Biasalah

Baca: 4 Fakta Dokter Amy Ngaku Spesialis Dokter Kecantikan Ditangkap Polisi di Hotel Bone, Asal Enrekang

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Misnah M Attas mengatakan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sulsel dan pihak KPU masih butuh kerjasama yang erat jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"Kenapa? Karena kita di Sulsel masih ada kurang lebih 80 ribu pemilih dalam pemilih asing yang dimasukkan atas rekomendasi Bawaslu RI, memang ada usulan-usulan kepada Bawaslu untuk memasukkan data-data pemilih AC itu," ungkap Misnah dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan DPTb tahap 1, Selasa (19/2/2019).

Pemilih AC adalah pemilih yang belum lengkap dokumen kependudukannya atau belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Bahkan pilih AC adalah mereka yang belum melakukan perekaman data di Capil.

"Nah, apakah nanti pemilih AC ini betul-betul bisa ditemukan dan bisa melakukan perekaman, kita akan mengikuti proses ini secara bersama-sama. Tentu saja kalau ini menyulitkan KPU untuk melakukan atau tetap mempertahankan pemilih yang rasa-rasanya sulit untuk didapatkan itu juga harus dipikirkan KPU, bagaimana agar data-data pemilih akurasi, akuntabilitasnya bisa kita jamin," jelas Misnah.

Misnah mengatakan, pemilih-pemilih AC ini adalah warga negara yang sudah memenuhi syarat untuk didaftarkan sebagai pemilih tetap.

Tetapi pada faktanya, sampai hari ini masih ada 80 ribu di Sulsel belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved