Inilah 5 Prioritas Fokus Pembangunan Luwu Timur 2020

Pemkab Luwu Timur pada 2020 mengangkat lima prioritas pembangunan dengan 17 sasaran daerah dan 40 indikator sasaran.

Inilah 5 Prioritas Fokus Pembangunan Luwu Timur 2020
TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Forum konsultasi publik sebagai rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (11/2/2019). Dok Humas Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur pada 2020 mengangkat lima prioritas pembangunan dengan 17 sasaran daerah dan 40 indikator sasaran.

Itu terungkap dalam forum konsultasi publik sebagai rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (11/2/2019).

Lima item prioritas adalah pembangunan manusia melalui peningkatan kualitas layanan dasar dan penanggulangan kemiskinan, pemantapan pertumbuhan ekonomi daerah melalui akselerasi pembangunan pertanian dalam arti luas.

Baca: Login ssp3k.bkn.go.id, Tata Cara dan Alur Pendaftaran PPPK/P3K 2019, Lokasi dan Bocoran Materi Tes

Baca: Bagaimana Jika Salah Menulis Nama Saat Pendaftaran PPPK 2019? Jangan Panik, Simak Cara Ini

Baca: TERPOPULER-Pilhan Ustaz Yusuf Mansur, Pendaftaran PPPK, Skripsi #2019GantiPresiden, dan Rocky Gerung

Pengembangan ekonomi kerakyatan dan pengembangan pariwisata, pemantapan daya saing daerah melalui peningkatan pemenuhan layanan infrastruktur dasar berkualitas yang mendukung konektifitas.

Pemantapan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan pengembangan kawasan stategis daerah dan pelestarian SDA dan lingkungan hidup.

Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan, konsultasi publik untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan yang mampu menjawab isu-isu strategis.

Output kegiatan diharapkan menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran.

Ditambah pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan RAPBD dalam hal penyusunan KUA dan PPAS.

"Capaian IPM Luwu Timur tahun 2017 berada di kategori tinggi dengan nilai 71,46 dan menempati urutan ke empat setelah Kota Makassar, Kota Pare-pare, dan Kota Palopo," kata Bahri dalam sambutan.

Dengan pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu 2013-2017 yang trennya fluktuaktif disebabkan berkurangnya produksi nikkel dan menurunnya harga realisasi rata-rata nikkel di pasar dunia.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved