Bupati Gowa Akan Gagas Perda Pendakian Gunung Bawakaraeng, Setuju?

"Saya sudah pernah meneriakkan untuk menutup Gunung Bawakaraeng agar proses pemulihan bisa dilakukan dengan baik," tambah Adnan.

Bupati Gowa Akan Gagas Perda Pendakian Gunung Bawakaraeng, Setuju?
waode nurmin/tribungowa.com
Petugas Posko Terpadu SAR Bawakaraeng mencatat nama pendaki yang mendaki Gunung Bawakaraeng. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan, akan membuat Peraturan Daerah (Perda) mengenai payung hukum pendakian Gunung Bawakaraeng.

Adnan menuturkan, gagasan pembuatan perda ini diambil guna menjaga gunung Bawakaraeng dari kerusakan agar tidak mengakibatkan banjir dan longsor lagi. Perda ini nantinya akan merujuk dengan standar operasional prosedur (SOP) yang benar.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs Persiwa Wamena, Laga Digelar Besok: Nonton Disini!

Baca: Cantiknya Elisa Jonathan Pacar Sean Purnama Anak Ahok, Intip Fotonya Saat Senyum Anak Kedokteran UI

"Ini untuk penindakan karena jika akan dilakukan penindakan dan ada sanksi payung hukumnya harus dengan perda. Aturan nantinya akan mengatur bagaimana menjaga hutan dan gunung saat melakukan pendakian," kata Adnan, Minggu (10/2/2019).

Adnan menilai, salah satu penyebab kerusakan di Gunung Bawakaraeng dikarena adanya pendaki yang mencemari hutan dengan membuang sampah di sembarang tempat bahkan ada yang sampai merusak pohon.

Baca: Founder Rich Bananas Target Bisa Jadi Brand Oleh-Oleh Makassar

"Saya sudah pernah meneriakkan untuk menutup Gunung Bawakaraeng agar proses pemulihan bisa dilakukan dengan baik," tambah Adnan.

Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, bencana banjir dan longsor di Sulawesi Selatan disebabkan karena kawasan vegetasi sudah hancur akibat alih fungsi lahan dan kegiatan tambang.

Baca: Jan Pluim Cs Batal Uji Coba di Yogyakarta, Mengapa PSM Pilih Pulang Cepat?

BNPB berencana mengembalikan fungsi hutan kawasan Gunung Bawakaraeng dan Gunung Lompobattang di Gowa. Pengalihan fungsi lahan akan dilakukan dengan mengadopsi konsep Sungai Citarum, Jawa Barat.

"Kita akan melakukan restorasi dan representasi untuk kawasan Gunung Bawakaraeng dan Gunung Lompobattang secara terintegrasi," kata Kepala BNPB RI Letjen Doni Modarno.(*)

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved