Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemuda Pangkep Ini Tempuh 80 Km Sehari Demi Uang Sekolah 2 Adik

Dia adalah Gunawan, petugas keamanan atau satpam di salah satu kantor swasta di Jl Cendrawasih, Makassar, Sulawesi Selatan.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Gunawan, petugas keamanan atau satpam di salah satu kantor swasta di Jl Cendrawasih, Makassar, Sulawesi Selatan. Gunawan, pemuda Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Tangan kanan pemuda 20 tahun memegang pagar besi biru. Ia duduk di kursi. Sesekali berdiri mendorong pagar di sisi kanannya.

Berpakaian rapi ciri khasnya. Menyapa dan bertanya kepada setiap pengunjung yang datang. Pertanyaannya mendasar, tujuannya apa.

Dia adalah Gunawan, petugas keamanan atau satpam di salah satu kantor swasta di Jl Cendrawasih, Makassar, Sulawesi Selatan.

 Baca: Login sscasn.bkn.go.id, JADWAL LENGKAP Seleksi PPPK 2019 Tahap I, Tanpa TKD dan Bocoran Materi Ujian

Baca: PPPK 2019 Resmi Dibuka, Daftar sscasn.bkn.go.id, Ini Gaji dan Tunjangan Diterima Jika Anda Lulus

Baca: Rekrutmen PPPK Resmi Dibuka Hari ini, Portal sscasn.bkn.go.id Bisa Diakses Mulai Pukul 16.00 WIB

Pemuda Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, sudah hampir setahun bekerja sebagai Satpam.

"Sudah hampir satu tahun saya bekerja di sini," kata Gunawan, Sabtu (9/2/2019).

Lulusan SMK Muhammadiyah Bungoro tahun 2017 bekerja sebagai satpam untuk membiayai kebutuhan keluarga dan biaya sekolah dua adiknya.

"Gaji lumayan, UMP (Upah Minimum Provinsi). Cukuplah untuk membiayai kehidupan sehari-hari dan membiayai dua adik saya yang masih sekolah," ucap dia.

Gunawan menuturkan, alasan lain dirinya bekerja karena pendapatan orangtuanya sebagai buru pelabuhan di Pangkep tidak cukup memenuhi kebutuhan mereka.

"Saya ini pulang balik Pangkep-Makassar naik motor. Jarak sekitar 80 kilometer," ujar Gunawan.

Pria bertubuh tambun menambahkan kalau menjadi satpam bukanlah impiannya.

Gunawan bercita-cita jadi tentara atau TNI. Ia pernah mendaftar tapi tak sempat mengikuti tes lantaran tidak punya biaya.

"Semoga ke depan masih ada kesempatan bagi bisa menjadi anggota TNI. Saya juga bekerja seperti ini untuk mencari pengalaman di bidang pengamanan sekaligus kumpul-kumpul uang sedikit demi sedikit," tutup Gunawan. (TribunLutra.com)

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Baca: Adi Wiryatama Ungkap Ahok Resmi Jadi Kader PDIP Sejak 26 Januari 2019, Niat Sejak dalam Mako Brimob

Baca: Cara Hilangkan Tulisan Sedang Mengetik saat Menulis di Whatsapp, Gampang Banget

Baca: TERPOPULER: Ustaz Maulana Tak Bisa Jawab saat Istri Larang Nikah Jelang Wafat, Permintaan Terakhir

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Baca: SSCASN BKN- Link, Jadwal dan Persyaratan Lengkap Formasi Guru, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh PPPK

Baca: Piala Indonesia - PSIS Semarang Juga Lolos 16 Besar, Persib dan Persebaya Belum Aman

Baca: Di Palestina, Wakil Wali Kota Makassar Deng Ical Masih Setia Baca Tribun Timur

Baca: Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar Amankan 2 Pemuda Bawa Badik

 

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved