Sempat Amblas Diterjang Air, Jembatan Patte'ne Gowa Kini Sudah Bisa Dilalui

"Pukul 16:15 Wita jembatan sudah bisa dilintasi baik kendaraan roda dua ataupun empat," kata Iptu Kasmawati kepada Tribun Timur.

Sempat Amblas Diterjang Air, Jembatan Patte'ne Gowa Kini Sudah Bisa Dilalui
Ari Maryadi/tribuntimur.com
Kapolsek Manuju Iptu Kasmawati memimpin perbaikan Jembatan Konsolidasi Dam 1 di Dusun Patte'ne yang amblas akibat tergerus air. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Jembatan Konsolidasi Dam 1 di Dusun Patte'ne Desa Tamalate, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa yang sempat amblas kini sudah bisa dilalui kembali.

Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Manuju dan Kecamatan Parangloe ini diduga amblas akibat terjangan aliran air sungai pada Selasa (5/2/2019) malam.

Baca: Partai Gerindra Gowa Rayakan HUT dengan Dzikir Bersama

Baca: Bupati Lutim Thorig Husler Serahkan Bantuan ke Bupati Gowa

Kapolsek Manuju Polres Gowa, Iptu Kasmawati mengatakan, lubang besar sepanjang dua belas meter pada jembatan ini kini telah ditimbun dengan bebatuan dan pasir. Kendaraan roda dua ataupun empat sudah bisa melintas.

"Pukul 16:15 Wita jembatan sudah bisa dilintasi baik kendaraan roda dua ataupun empat," kata Iptu Kasmawati kepada Tribun Timur.

Iptu Kasmawati melanjutkan, panjang lubang pada jembatan 12 meter, sementara lebarnya 4 meter. Kendaraan roda dua ataupun empat sempat tidak bisa melintas.

Baca: Mensos Ajak Segenap Pilar Sosial Gelorakan Restorasi Sosial di Makassar

Baca: Persit KCK PD XIV Hasanuddin Resmikan Griya Keterampilan Hasanuddin

Personel Polsek Manuju yang dipimpin Iptu Kasmawati bekerja sama dengan PT Jaya Konstruksi, serta Dinas PUPR langsung mengambil langkah sigap dengan melakukan penimbunan lubang tersebut.

"Kami melakukan penimbunan jalanan amblas tersebut dengan pasir dan batu besar menggunakan eskavator milik PT Jaya Konstruksi," kata kapolsek perempuan ini kepada Tribun Timur.

Pihaknya juga melakukan antisipasi terjangan air susulan dengan melakukan penimbunan bebatuan kerikil di tepi jembatan agar aliran air tidak mengalir deras ke jembatan.(*)

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved