Tutup Rakor Pendidikan, Nurdin Abdullah: Jabatan Kepsek Jangan Pakai Amplop

Dalam sambutannya ia menekankan bahwa kepala sekolah bisa bekerja profesional dan tahu kapasitas sebagai penanggung jawab di sekolah.

Tutup Rakor Pendidikan, Nurdin Abdullah: Jabatan Kepsek Jangan Pakai Amplop
Dinas Pendidikan Sulsel
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah hadir sekaligus menutup Rakor Pendidikan Dinas Pendidikan Sulsel di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makasssar, Jum'at (18/1/19). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah hadir sekaligus menutup Rakor Pendidikan Dinas Pendidikan Sulsel di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makasssar, Jum'at (18/1/19).

Dalam sambutannya ia menekankan bahwa kepala sekolah bisa bekerja profesional dan tahu kapasitas sebagai penanggung jawab di sekolah.

Ia pun menyindir terkait rumor jabatan yang diperjual belikan. Menurutnya untuk menjadi kepala sekolah tidak dengan ketebalan amplop.

"Jadi kepala sekolah dan mempertahankan posisi bukan ditentukan oleh ketebalannya amplop tapi dengan prestasi," katanya.

Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, kepala sekolah yang menjadi pemimpin para pendidik harus menjadi contoh.

"Bapak ibu ini adalah para pendidik yang harus menjadi contoh. Saya miris kalau dengar para kepala sekolah yang bermasalah dengan hukum," katanya.

Terpenting kata Prof HM Nurdin Abdullah guru tetap menjaga etika dan menjadi contoh bagi anak didik.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan dana bos ataupun uang negara harus dikelola dengan baik dan tepat sasaran.

"Mari kita kelola dana bos dengan baik-baik. Guru harus kerja profesional. Kelola anggaran dengan baik jangan sampai ada masalah dengan hukum," katanya.

Sebelumnya, Rakor Pendidikan Sulsel ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved