Pelebaran Jalan Trans Sulawesi Parepare-Pinrang Dianggarkan Rp 102 Miliar

Pemerintah Pusat melakukan pelebaran sekaligus perbaikan jalur Trans Sulawesi Parepare-Kota Pinrang.

Pelebaran Jalan Trans Sulawesi Parepare-Pinrang Dianggarkan Rp 102 Miliar
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Papan proyek pelebaran Trans Sulawesi Parepare-Kota Pinrang 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Pemerintah Pusat melakukan pelebaran sekaligus perbaikan jalur Trans Sulawesi parepare - Pinrang.

Pelebaran jalan ini dianggarkan sebesar Rp 202 miliar, 894 juta melalui dana APBN dan Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pelebaran jalan ini, Iwan Panji mengatakan, tahap pengerjaan pun dilihat dari kondisi jalan."Jika ada kerusakan langsung dilakukan pelapisan kemudian pelebaran,"ujarnya, Senin (14/1/2019).

Baca: VIDEO: Gelar Pelepasan 13 Purnawirawan, Ini Pesan Kapolres Pangkep

Baca: Satu Black Box Lion Air JT 610 Akhirnya Ditemukan, Lokasinya di Sini

Baca: Masih Ada APK Caleg di Jeneponto Dipasang di Pohon

Baca: VIDEO: Pindah Tugas, Polwan Pangkep Ini Dapat Kenang-kenangan Cincin

Baca: PSM Butuh Pelatih, Karyawan Bosowa Semen Pilih Riedl atau Peter Segart

Baca: KSOP Parepare Akan Panggil Nahkoda MT Golden Pearl Terkait Tumpahan Minyak di Laut

Baca: Tiket Pesawat Dikabarkan Turun, Bandingkan Harganya Sekarang, UPG-CKG Paling Murah Rp 1,082 Juta

Dia menjelaskan, jika ada kerusakan dilakukan rekontruksi dengan membongkar lapisan permukaan aspal."Percepatan pengerjaan dilakukan percepatan mengingat waktunya hanya 14 bulan,"terangnya.

Iwan menambahkan, pelebaran jalur Parepare-Kota Pinrang ini pengerjaannya mulai 12 Oktober 2018 dan harus selesai Desember 2019.

Adapun tahapan pengerjaannya yakni pelebaran jalan 19,93 km, pemeliharaam preventif jalan 2,64 km, pemeliharaan rutin jalan 0,20 km dan pemeliharaan rutin jembatan 148 meter.

Proyek berada dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XIII Makassar ini dikerjakan PT Sinar Agung Jaya Lestari selaku perusahaan pelaksana dan PT Epadascon Permata, PT Dacrea Mitrayasa, PT Arcende (Jo) selaku perusahaan perusahaan konsultan supervisi.

Baca: Anak Stunting Paling Banyak di Enrekang, Sulsel Urutan ke-4 di Indonesia

Baca: Guru SMA Negeri 1 Wajo Ajak Pengurus Osis Liburan di Tanjung Bayang

Baca: Ini Syarat Pelatih yang Ingin Gantikan Robert Alberts di PSM

Baca: Hasil & Cuplikan Gol Barcelona dan Real Madrid Sama-sama Menang Pekan Ini, Klasemen Liga Spanyol

Baca: Lowongan Kerja - BPJS Kesehatan Butuh Karyawan, Segara Daftar Online di Link Resmi, Besok Terakhir

Baca: Masih Mahasiswi Sudah Jadi Germo, Ini Fakta-fakta Prostitusi Online di Kalimantan dan Tarif 1 Ronde

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Baca: Yuk, Ngopi di Dreams Coffe Mamasa, Baristanya Cantik Lho!

Baca: Besok, Berkas Enam Tersangka Korupsi Bimtek Enrekang Diserahkan ke PN Makassar

Baca: VIDEO: Tradisi Mappacci di Sinjai Diiringi Alunan Gendang Tradisional

Baca: Robby Abbas Eks Mucikari Ungkap Artis yang Hamil 4 Bulan usai Main Adalah Seleb Terkenal, Siapa?

Baca: Hasil Liga Inggris - MU Permalukan Tottenham, De Gea Jadi Bintang. Pogba Cs Ancam Posisi Arsenal!

Baca: Kiper PSM Dipulangkan, Begini Penjelasan Pelatih Timnas U-22 Indra Syafri

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved