Unjuk Rasa Ratusan Guru Tidak Tetap dan PTT Sulbar Ricuh

Unjuk rasa guru Tidak Tetap (GTT) - Pegawai Tidak Tetap (PTT) bersama puluhan mahasiswa di kantor Guberur Sulbar

Unjuk Rasa Ratusan Guru Tidak Tetap dan PTT Sulbar Ricuh
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Suasana memanas aksi Aliansi Gerakan Peduli Guru Tidak Tetap dan PTT di kantor Gubernur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattanan Endeng, Mamuju, Rabu (9/1/2019) TRIBUN TIMUR/NURHADI 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Unjuk rasa guru Tidak Tetap (GTT) - Pegawai Tidak Tetap (PTT) bersama puluhan mahasiswa di kantor Guberur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, diwarnai kericuhan, Rabu (9/1/2019).

Unjuk rasa tersebut dipelopori oleh sejumlah organisasi, diantaranya; HMI Manakarra, GMNI Mamuju, IPMAPUS Mamuju, Bem FISIPOL Unika, GMNI Majene, IPM-Mateng, IPPM Bonehau, LMND Majene dan forum GTT/PTT Sulbar.

Pantuan TribunSulbar.com, kericuhan dikarenakan, para pengunjuk rasa kehilangan kesabaran lantaran sudah berjam-jam menyampaikan orasi, namun belum juga ditemui oleh Gubernur Ali Baal Masdar (ABM).

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog Cari Lulusan SMK & S1, Buruan Daftar Online di Link Ini, Tutup 13 Januari

Baca: Ada Apa? Zakir Rasyidin Mundur Sebagai Pengacara Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Artis

Baca: PSM Gaet Dua Kiper Baru? Pelatih Kiper: Sabar Dulu, Biar Ada Kejutan!

Baca: PSM Jumpa Kalteng Putra, Wasyiat Hasbullah Termotivasi Hadapi Zulkifli Syukur Cs

Baca: Rapat Paripurna Senat Akademik, 8 Dosen Terpilih Jadi Anggota MWA Unhas

Baca: Polemik Kisi-kisi Debat Capres Ini Sindiran Menohok Jusuf Kalla, Benarkah Request Prabowo-Sandiaga?

Baca: Danny Pomanto Pimpin RUPS PT Kima di Kantor Kementerian BUMN

Baca: Pengamat Politik dari FISIP Unhas Nilai Visi dan Misi Capres Masih Belum Konkret

Baca: Jadwal Penerimaan PPPK Belum Jelas, Ini Kata Sekretaris BKPSDM Pangkep

Beruntung, kericuhan tersebut tidak berlangsung lama, aparat Kepolisian dan Satpol PP yang melakulan pengamanan unjuk rasa, langsung menenankan massa aksi.

Unjuk rasa ratusan GTT/PTT bersama puluhan mahasiswa tersebut, menuntut pembayaran gaji selama lima bulan terakhir yang belum dibayarkan.

Selain itu, mereka juga menuntut pembayarakan gaji lima bulan terakhir, dibayarkan berdasarkan SK Gubernur Sulbar tahun 2018.

Serta menolak pembayaran gaji lewat dana BOMDA yang diputuskan lewat regulasi baru yang ditanda tangani gubernur.

Setelah kericuhan dapat diredah, Kapolres Mamuju AKBM Muhammad Rivai Arvan langsung berupaya melakukan negosiasi menghadirkan gubernur di tengah-tengah massa aksi.

Selang beberapa menit, Gubernur Ali Baal Masdar didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Arifuddin Toppo dan Asisten I Muhammad Natsir menemui massa aksi yang sudah memanas.

Baca: Berikut Prakiraan Cuaca di Wilayah Sulsel Hari Ini, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan

Baca: Jeneponto Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Baca: Jurus Sang Raja Peristri Model Cantik Oksana Voevodina, Lalu Kini Berbuah Petaka

Baca: Detik-detik Siswi SMK Ditusuk Pria Bertato hingga Tewas, Terekam CCTV, Gini Selanjutnya

Baca: Wajo Diprediksi Hujan, Kecepatan Angin Capai 40 Knot

Baca: BMKG: Bulukumba Berawan Sepanjang Siang Hingga Malam

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: 5 Updating Transfer: Persija Rilis 22 Skuad Fix, Persib Fokus Pemain Asing, PSM Pincang, Persebaya?

Baca: Selayar Hari Ini Hujan Ringan, Tinggi Gelombang 0.5 - 0.75 Meter

Baca: Ada Apa? Zakir Rasyidin Mundur Sebagai Pengacara Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Artis

Baca: PSM Jumpa Kalteng Putra, Wasyiat Hasbullah Termotivasi Hadapi Zulkifli Syukur Cs

Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved