RSUD Sinjai Buka Layanan Kejiwaan, Warga tak Perlu Lagi ke Makassar

Data dari Dinas Kesehatan Sinjai menyebutkan, sebanyak 191 warga Sinjai yang mengalami gangguan kejiwaan.

RSUD Sinjai Buka Layanan Kejiwaan, Warga tak Perlu Lagi ke Makassar
SHUTTERSTOCK
FOTO ILUSTRASI 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai akan membuka layanan kesehatan kejiwaan.

Direktur RSUD Sinjai, Amaluddin, Selasa (13/11/2018), mengatakan, layanan kejiwaan itu akan dibuka Desember 2018 nanti.

Alasan membuka layanan itu, karena selama ini rumah sakit di Sinjai tidak memiliki pelayanan kejiwaan.

Karena itu, jika ada warga yang butuh penanganan kejiwaan maka harus ke Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, atau ke Kota Makassar yang jaraknya jauh.

"Target kami adakan pada Desember tahun ini untuk melayani warga Sinjai dan sekitarnya yang mengalami gangguan kejiwaan,” katanya.

Menurutnya, banyak warga di Sinjai yang mengalami gangguan jiwa, tetapi tidak bisa tertangani karena tidak ada fasilitasnya.

Berdasarkan pertimbangan itu, manajemen RSUD Sinjai segera membuka pelayanan kejiwaan.

Data dari Dinas Kesehatan Sinjai menyebutkan, sebanyak 191 warga Sinjai yang mengalami gangguan kejiwaan.

Terdiri atas laki-laki 136 orang dan perempuan 55 orang. Bahkan 11 orang diantaranya dipasung oleh keluarganya.

Data itu juga menyebutkan, dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sinjai, warga yang paling banyak menderita gangguan kejiwaan berada di Kecamatan Sinjai Tengah.

Untuk sementara, manajemen RSUD Sinjai menggunakan jasa dokter kejiwaan RSUD Prof Dr Anwar Makatutu Bantaeng. Pasalnya, RSUD Sinjai belum punya dokter kejiwaan. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved