470 Guru di Enrekang Belajar Metode Pembelajaran Abad 21

470 Guru di Enrekang Belajar Metode Pembelajaran Abad 21. Kegiatan Ini diselenggarakan Institut Aminuddin Baki (IAB) Malaysia

470 Guru di Enrekang Belajar Metode Pembelajaran Abad 21
muh. asiz albar/tribunenrekang
Institut Aminuddin Baki (IAB) Malaysia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang menggelar Workshop Pembelajaran Abad 21 untuk Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Institut Aminuddin Baki (IAB) Malaysia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang menggelar Workshop Pembelajaran Abad 21 untuk Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Selasa (6/11/2018).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai dari 6-8 November 2018 itu diikuti oleh sekitar 470 guru, kepala sekolah, pengawas TK, SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Enrekang.

Baca: YPUP Berangkatkan 10 Dosen dan Staf Umrah

Baca: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Selayar Gelar Lomba Baca Puisi Tingkat SMP

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Enrekang  Muslimin Bando, Wakil Ketua IAB Malaysia  Prof Mustafa Kemal, Dosen Unhalu  Prof Hanna dan Kepala Dikbud Enrekang, Jumurdin.

Wakil Ketua Panitia, Suardan Djamadi, mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut untuk menjalin kerja sama antara Malaysia dan guru di Enrekang demi meningkatkan kegiatan pendidikan.

"Harapannya ada sharing ilmu yang baik kepada guru-guru kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan planningnya nanti ada rencana pertukaran guru antara Malaysia dan Indonesia khususnya Enrekang," kata Suardan.

Sementara Wakil Ketua IAB Malaysia, Prof Mustafa Kemal, mengatakan kegiatan tersebut adalah bagian tindak lanjut dari pelatihan yang telah dilakukan tahun 2010 di Malaysia.

"Jadi tahun 2010 lalu, ada 20 guru asal Enrekang yang diberi pelatihan di IAB Malaysia selama dua minggu, jadi kita kesini mau lihat sejauh mana hasil penerapan ilmu yang diperolehnya," ujarnya.

Baca: Ini Tema Tahun Baru Unit Hotel Phinisi Hospitality di Makassar

Baca: DPW PKB Sulbar Gelar Musabaqah Kiraatul Kutub di Ponpes Salafiyah Parappe

Ia menambahkan, pendidikan adalah hal yang terpenting untuk pengembangan suatu daerah.

"Jadi satu-satunya cara untuk maju adalah pengembangan pendidikan, kalau pendidikan maju maka kita dapat melangkah lebih jauh ke depan," ujarnya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved