Divonis Bebas, Andi Mappangara Sujud Syukur di Depan Majelis Hakim

Andi Mappangara juga langsung menengadah ke atas, berdoa sambil mengangkat tangannya.

Divonis Bebas, Andi Mappangara Sujud Syukur di Depan Majelis Hakim
nurhadi/tribunsulbar.com
Usai hakim mengetuk palu tanda dibebaskannya dari seluruh tuntutan hukum yang didakwakan oleh JPU di atas, Andi Mappangara langsung sujud syukur. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Mamuju, Sulawesi Barat, menvonis bebas mantan ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara.

Sidang pembacaan putusan berlangsung di Pengadilan Tipikor Mamuju, Jl AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Senin (10/9/2018).

Andi Mappangara sebelumnya dituntut tujuh tahun kurungan penjara oleh JPU berdasarkan pasal 12 huruf i undang-undang pembentasan tindak pidana korupsi, pada perkara dugaan tindak pidana korupsi APBD Sulbar 2016, yang bergulir sejak akhir tahun 2017.

Dalam putusan majelis hakim, mengatakan Andi Mappangara tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum, sebagaimana yang didakwakan oleh majelis hakim, sehingga harus dibebaskan dari tahanan setelah putusan itu dibacakan.

Diberitakan sebelumnya, Andi Mappangara bersama tiga wakilnya, yakni H Hamzah Hapati Hasan, Munandar Wijaya dan H Harun, didakwa melanggar pasal 12 huruf i Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Undang-undang RI Nomor 21 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca: BREAKING NEWS: Mantan Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara Divonis Bebas

Baca: Dituntut 7 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Andi Mappangara Bilang Ngawur, Ini Penjelasan JPU

Kemudian Pasal 22 Jo Pasal 1 angka 5 Undang-undang RI Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Selanjutnnya Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi.

Subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tak hanya itu, para terdakwa juga diduga melanggar peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendgri) Nomor 52 tahun 2015 tentang pedoman penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah karena dinilai yang mengerjakan proyek tidak memiliki keahlian.

Namun, pada akhirnya dakwaan JPU mengerucut ke pasal 12 huruf i Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Undang-undang RI Nomor 21 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 pemberantasan tindak pidana korupsi, namun tidak juga terbukti menurut putusan majelis hakim.

Usai hakim mengetuk palu tanda dibebaskannya dari seluruh tuntutan hukum yang didakwakan oleh JPU di atas, Andi Mappangara langsung sujud syukur di depan majelis hakim, JPU dan seluruh pengunjung sidang yang hadir.

Pantauan TribunSulbar.com, usai sujud sukur, Andi Mappangara juga langsung menengadah ke atas, berdoa sambil mengangkat tangannya.

Setelah keluar dari ruangan persidangan legislator Demokrat Dapil Polman itu langsung dipeluk erat oleh istrinya Sahariah, bersama anak dan para keluarganya yang hadir dalam persidangan.

Usai persidangan, Mappangara kembali dibawa ke Rutan kelas IIB Mamuju, menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Mamuju, dikawan oleh aparat kepolisian dari Polres Mamuju.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved