BREAKING NEWS: Mantan Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara Divonis Bebas

Andi Mappangara menjadi terdakwa yang menjalani persidangan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Mamuju.

BREAKING NEWS: Mantan Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara Divonis Bebas
nurhadi/tribunsulbar.com
Sidang pembacaan putusan dugaan tindak pidana korupsi APBD Sulbar 2016 dilangsungkan di Pengadilan Negeri Mamuju, ruangan sidang tindak pidana korupsi, Jl AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi APBD Sulbar 2016, yang menyeret empat mantan pimpinan DPRD Sulbar kini sampai pada pembacaan putusan.

Keempat mantan pimpinan DPRD Sulbar, yakni mantan ketua Andi Mappangara, mantan wakil ketua H Hamzah Hapati Hasan, mantan wakil ketua Munandar Wijaya dan mantan wakil ketua H Harun AM.

Sidang pembacaan putusan dilangsungkan di Pengadilan Negeri Mamuju, ruangan sidang tindak pidana korupsi, Jl AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, pukul 11.00-12.45 Wita.

Andi Mappangara menjadi terdakwa yang menjalani persidangan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Mamuju, Beslin Sihombing didampingi dua anggota majelis hakim Andi Adha dan Irawan Ismail.

Hasil putusan sidang, majelis menvonis bebas Andi Mappangara dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelummnya dituntut tujuh tahun penjara berdasarkan pasal 12 huruf i undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dituntut 7 Tahun Penjara

Sebelumnya, mantan wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat, Munandar Wijaya, Hamzah Hapati Hasan, dan H. Harun, dituntut tujuh tahun hukuman penjara dalam perkara dugaan korupsi APBD Sulbar 2016.

Tuntutan kedua terdakwa dibacakan dalam oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Mamuju, Jl. AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kamis (16/8/2018).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdul Bahtiar yang membacakan tuntutan di depan majelis makim, dengan tegas mengatakan Munandar dan Harun telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum melakukan tindak pidana korupsi dengan sengaja baik langsung maupun tidak langsung turut serta dalam pemborongan, pengadaan maupun penyewaan yang saat dilakukan perbuatan.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved