Pemilu 2019

KPU Sulsel Ingatkan Elite Parpol Soal Jadwal Kampanye Pemilu 2019

Peserta pemilu yang melakukan aktivitas kampanye sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2019 sudah pasti melanggar.

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan elite Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk memahami tahapan pemilu.

Ketua KPU Provinsi Sulsel Misna M Hattas menyatakan, saat ini, belum memasuki masa kampanye.

Baik Pilpres, maupun pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019.

"Kampanye, baik pilpres maupun pileg baru akan dimulai pada 23 September 2018. Jadi elite politik harusnya memahami ini," ungkap mantan anggota Bawaslu Gowa itu, Kamis (30/8/2018).

Mantan Ketua KPU Makassar itu menambahkan, peserta pemilu yang melakukan aktivitas kampanye sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2019 sudah pasti melanggar.

Baca: Banyak Kader Golkar Gowa Pindah Partai di Pilcaleg, Hoist Bachtiar: Tak Ada yang Abadi di Politik

"Sebenarnya tidak boleh, melanggar. Tapi kita tunggulah, urusan melanggar urusan Bawaslu. Mereka kan yang punya fungsi pengawasan. Nanti tanya ke bawaslu soal itu, jangan ke saya semua. Tapi sekali lagi tidak boleh kampanye," tegas Misna.

"Kampanye baru bisa dilaksanakan tiga hari setelah penetapan DCT. Penetapan DCT 20 September. Jadi 23 September 2018 baru bisa kampanye," ucapnya menambahkan.(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved