Pertamina Operasi Pasar di Wajo, Tambah 36.400 Tabung Elpiji 3 Kg

pembelian elpiji 3 kg dalam operasi pasar ini dibatasi maksimal 1 tabung per konsumen dengan harga sesuai HET

Pertamina Operasi Pasar di Wajo, Tambah 36.400 Tabung Elpiji 3 Kg
HANDOVER
pembelian elpiji 3 kg dalam operasi pasar ini dibatasi maksimal 1 tabung per konsumen dengan harga sesuai HET 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi kembali menambah pasokan LPG 3 Kg ke Kabupaten Wajo, Selasa (28/8/2018).

Penambahan alokasi LPG 3 Kg diberikan sebanyak 36.400 tabung atau 10 persen dari alokasi normal. Hal ini dilakukan untuk memenuhi peningkatan konsumsi elpiji di wilayah tersebut.

Penambahan pasokan LPG di Kabupaten Wajo dilakukan sebanyak dua kali yakni, tahap pertama 25.200 tabung untuk mengantisipasi tingginya permintaan pada saat Idul Adha yang disalurkan mulai tanggal 6 Agustus 2018 hingga 31 Agustus 2018.

"Dilanjutkan tahap kedua sebanyak 11.200 tabung yang disalurkan mulai tanggal 28 hingga 31 Agustus 2018 melalui mekanisme operasi pasar,” ujar Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo dalam rilisnya Selasa (28/8/2018).

Roby menjelaskan untuk mekanisme operasi pasar, Pertamina menyalurkan alokasi tambahan dalam operasi pasar secara bertahap pada tanggal 28 - 31 Agustus 2018 di 20 Kecamatan dengan dibagi menjadi lima kecamatan per harinya dengan alokasi masing-masing 560 tabung.

Untuk penentuan titik lokasi operasi pasar ini Pertamina berkordinasi penuh dengan Pemda (Biro Perekonomian dan Dinas Perindag) dan Agen LPG setempat.

Hari pertama, Selasa (28/8/2018) dilakukan di Kecamatan Tempe; Sabbangparu; Pitumpanua; Pammana; dan Kecamatan Gilireung, hari kedua Rabu (29/8/2018) di Kecamatan Tanasitolo; Majauleng, Penrang; Takallala; dan Kecamatan Keera, hari ketiga Kamis (30/8/2018) di Kecamatan Belawa; Tempe; Sajoanging; Boila; dan Kecamatan Pitumpanua, dan hari terakhir di Kecamatan Maniangpajo, Sabbangparu, Majauleng, Tanasitolo, dan Kecamatan Takkalalla, Jumat (31/8/2018).

Roby mejelaskan, kebutuhan elpiji 3 Kg di Kabupaten Wajo dipenuhi melalui 5 agen dan 414 pangkalan dengan rata-rata stok di pangkalan berkisar 32 tabung per hari. Pada bulan Agustus 2018 jumlah alokasi normal penyaluran elpiji subsidi ke Kabupaten Wajo disalurkan sebesar 334.320 tabung.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Wajo, penduduk miskin di Wajo berkisar 31 ribu jiwa. Jadi kalau dihitung kasar perbandingan antara masyarakat miskin dan alokasi elpiji, dalam 1 bulan per penduduk miskin Wajo semestinya bisa memperoleh hingga 10 tabung elpiji 3 Kg. Namun, kenyataannya masih banyak terdapat penyalahgunaan elpiji 3 Kg yang tidak tepat sasaran, seperti pemakaian elpiji 3 Kg untuk mesin pompa air pertanian di Kabupaten Wajo,” jelas Roby.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help