Bantu Biaya Perawatan Bayi Kembar 4, Ketua DPRD Wajo Apresiasi Pemkab
Perawatan bayi-bayi yang lahir prematur tersebut sudah sepantasnya dikawal hingga tuntas.
Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman
TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Ketua DPRD Wajo, Muh Yunus Panaungi mengapresiasi kebijakan Pemkab yang menanggung biaya perawatan bayi kembar empat di RSUD Lamaddukkelleng.
Hal tersebut disampaikan Yunus Panaungi usai menjenguk bayi-bayi tersebut, Senin (27/8/2018). Menurutnya, perawatan bayi-bayi yang lahir prematur tersebut sudah sepantasnya dikawal hingga tuntas.
"Kita punya tanggung jawab terhadap masyarakat yang benar-benar tidak mampu seperti orangtua bayi ini," jelasnya. Yunus menceritakan, dia merasa iba saat melihat kondisi bayi dan orangtuanya.
Baca: Bupati Wajo Jenguk dan Beri Bantuan Bayi Kembar 4 di RSUD Lamaddukkelleng
Baca: Biaya Perawatan Rp 5 Juta Perhari, Bayi Kembar 4 di Wajo Butuh Bantuan Dana
"Orangtuanya sempat ingin cepat-cepat keluar dari RS karena ketakutan akan biaya, padahal kondisi bayinya sangat memprihatinkan," tuturnya.
Sekadar informasi, bayi kembar empat tersebut rata-rata hanya memiliki berat rata-rata 4 kg.
Dengan kondisi tersebut, bayi-bayi yang bari berusia satu minggu itu harus diinkubator di ruang NICU RSUD Lamaddukkelleng.(*)