Terlibat Narkoba, Oknum Personel Polres Mamuju Utara Diringkus BNN Kaltara di Makassar

Oknum personel yang bersangkutan mengirim narkotika jenis sabu seberat 1/2 kg dari Tarakan tujuan Makassar via cargo pesawat.

Terlibat Narkoba, Oknum Personel Polres Mamuju Utara Diringkus BNN Kaltara di Makassar
nurhadi/tribunsulbar.com
Dirnarkoba Polda Sulbar Kombes Pol Muhammad Anwar

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Oknum personel Polres Mamuju Utara, Briptu Asep Sugeng Widigdo diamanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Utama (Kaltara) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dirnarkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Muhammad Anwar saat dikonfirmasi mengatakan informasi dari Kepada BNN Kaltara Brigjen Ery Nursatary, oknum personel yang bersangkutan mengirim narkotika jenis sabu seberat 1/2 kg dari Tarakan tujuan Makassar via cargo pesawat.

Awalnya kasus ini terungkap setelah BNN Kaltara berhasil mendeteksi barang tersebut di Bandara menggunakan XRay. Setelah diikuti sampai ke tujuan, ternyata yang menerima paket barang haram tersebut adalah Briptu Asep Sugeng Widigdo.

"Kapolres Mamuju Utara sudah melakukan koordinasi dengan BNNP Kaltara. Saat ini tersangka dibawa dari Makassar ke Tarakan untuk proses lanjut," kata Anwar kepada TribunSulbar.com, Senin (20/8/2018).

Baca: Kantongi Dua Saset Sabu, Warga Marusu Ditangkap Polres Maros

Baca: Satnarkoba Polres Wajo Temukan Sabu-sabu di Mobil Warga Baranti Sidrap

Dikatakan, setelah ditelusuri tersangka rupanya sudah tidak berdinas sejak 14 September 2016 hingga saat ini. Pada 23 Februari 2017 tersangka juga sempat ditangkap oleh Unit Jatanras Polrestabes Makassar terkait curanmor dan saat ditangkap sedang melakukan pesta sabu-sabu.

"Berdasarkan vonis pengadilan Briptu Asep divonis 1 tahun penjara dan bebas demi hukum pada 23 Februari 2017 dan hingga saat ini jaksa melakukan banding dan sementara dalam proses kasasi," ungkapnya.

Pada 17 Juni 2018 personel Propam Polres Mamuju Utara Brigpol Andi Muhammad Gazali, mendatangi kediaman tersangka di Kabupaten Maros, dengan tujuan membawa surat penggilan ketiga terkait kasusnya, namun hingga saat ini tidak pernah dipenuhi.

"Sampai sekarang Briptu Asep tidak masuk tugas secara berturut-turut sejak 14 September 2016-9 Juli 2018, sementara ini Propam melakukan pemberkasan dan menunggu saran hukum dan Bidkum Polda," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help